Virus Corona di Paser

UPDATE Virus Corona di Paser, 3 Orang PDP Punya Riwayat Ikut Ijtima Dunia Jamaah Tabliq

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Corona Virus Diase (Covid-19) Kabupaten Paser Kalimantan Timur, Amir Faisol, Sabtu (4/4/2020)

TribunKaltim.co/HUMASPROV KALTIM
Grafis. Sejak laporan pertama kasus ini di Kaltim pada 31 Januari 2020, hingga Rabu malam tadi, terdapat 36 PDP. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Corona Virus Diase ( covid-19 ) Kabupaten Paser Amir Faisol, Sabtu (4/4/2020), menyampaikan rilis perkembangan penanganan covid-19, terkait tambahan 5 orang Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) di RSUD Panglima Sebaya, Paser Kalimantan Timur.

“Dalam perkembangan Kamis (2/4/2020), PDP sebanyak 1 orang, sedangkan pasien pulang sebanyak 8 orang. Kemudin kami sampaikan ada kemungkinan PDP bertambah 5 orang, per Jumat (3/4/2020) kemarin sudah bisa dipastikan jumlah PDP sebanyak 6 orang,” kata Amir Faisol.

Sekarang, lanjut Amir Faisol, 6 orang PDP dirawat di ruang isolasi RSUD Panglima Sebaya. Jika 1 orang PDP asal Desa Batu Kajang dan memilliki riwayat perjalanan ke Balikpapan telah disampaikan sebelumnya, maka sekarang giliran 5 orang PDP tambahan yang disampaikan.

“PDP pertama kemarin sudah kami sampaikan, PDP pria usia 23 tahun dengan riwayat perjalanan dari zona merah. Yang kedua dan ketiga, PDP perempuan (25) dan PDP pria (60), keduanya berasal dari Kecamatan Pasir Belengkong dengan riwayat perjalanan dari zona merah,” ucapnya.

Sedangkan PDP kempat dan seterusnya, kata Amir Faisol, pria semua dengan riwayat sebagai peserta Ijtima di Gowa. “PDP keempat 27 tahun, PDP kelima 28 tahun dan PDP keenam 41 tahun. Semua berdomisili Kecamatan Tanah Grogot. Ketiga peserta Ijtima di Gowa,” sambungnya.

BACA JUGA:

 Efek Pandemi Virus Corona, Gaji Karyawan Dibayar Setengah, PHRI Balikpapan Usul Hapus Pajak

 Geger Info PDP covid-19 Kabur, Walikota Rizal Effendi: Pemkot Balikpapan Masih Pastikan Statusnya

 UPDATE Virus Corona di Balikpapan, 2 Ribu Set Alat Pelindung Diri Mendarat di Base Ops Lanud Dhomber

Sampel swab 4 dari 6 orang PDP tersebut menurut Amir Faisol, pagi ini telah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, sisanya besok pagi karena keterbatasan alat Virus Transport Media (VTM) yang ada.

Untuk Rapid Test dalam beberapa hari terakhir telah dilakukan di sejumlah Puskesmas terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP), khususnya ODP yang berkaitan dengan kluster Gowa. Namun hasilnya baru bisa dipublikasikan setelah pemeriksaan Rapid Test tahap 2 minimal 1 minggu dari sekarang.

“Kami (Gugus Tugas) juga sedang bersiap melakukan isolasi para ODP yang ada, termasuk isolasi untuk petugas kesehatan yang bekerja di ruang isolasi RSUD Panglima Sebaya,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Amir Faisol, untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran covid-19 di Paser, Gugus Tugas juga melakukan pengukuran suhu di tiga pintu masuk wilayah Kabupaten Paser. Seperti di Kecamatan Long Kali, Muara Komam dan Kecamatan Batu Engau.

“Upaya lainnya juga telah dilakukan penyemprotan desinfektan di beberapa wilayah di Kabupaten Paser. Dan kami menghimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah, menghindari keramaian, berperilaku hidup bersih dan sehat, sering-sering cuci tangan serta tidak panik karena stress bisa mengurangi daya tahan tubuh,” tambahnya.

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus di Paser

(Tribunkaltim.co/Sarasani)

Penulis: Sarassani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved