Gunung Anak Krakatau Meletus
Anak Krakatau Meletus, Ini Dahsyatnya Letusan Krakatau 1883: Awan Panas & Tsunami 36.000 Orang Tewas
Gunung Anak Krakatau meletus, ini sejarah sang ibu, dahsyatnya letusan Gunung Krakatau 1883 dengan 36.000 orang tewas.
TRIBUNKALTIM.CO - Gunung Anak Krakatau meletus, ini sejarah sang ibu, dahsyatnya letusan Gunung Krakatau 1883 dengan 36.000 orang tewas.
Jumat (10/4/2020) malam, Gunung Anak Krakatau meletus.
Peristiwa itu mengingatkan pada letusan dahsyat ibunya, atau Gunung Krakatau yang meletus dahsyat pada tahun 1883.
Berikut ini catatan tentang dahsyatnya letusan Gunung Krakatau.
BACA JUGA
Gunung Merapi Kembali Meletus, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 6.000 Meter, Status Masih Waspada
Kembali Meletus Hari Ini, Kisah Menyentuh Penjaga Merapi: Tak Bisa Pergi, Sempat Dikira Sudah Mati
NEWS VIDEO Video dan Foto Gunung Api Taal Filipina Meletus, Petir Menyambar Awan
Gunung Taal Meletus, 10 Ribu Orang Mengungsi, Warga Diminta Gunakan Masker Jika Keluar Ruangan
Ketika itu, letusan dahsyat Krakatau menimbulkan awan panas setinggi 70 km dan tsunami setinggi 40 meter dan menewaskan sekitar 36.000 orang.
Sebelum meletus tanggal 26, 27, dan 28 Agustus 1883, Gunung Krakatau telah batuk-batuk sejak 20 Mei 1883.
Letusan dahsyat Krakatau menimbulkan awan panas setinggi 70 km dan tsunami setinggi 40 meter dan menewaskan sekitar 36.000 orang.
Sebelum meletus tahun 1883, Gunung Krakatau telah pernah meletus sekitar tahun 1680/1681.
Letusan ini memunculkan tiga pulau yang saling berdekatan: Pulau Sertung, Pulau Rakata Kecil, dan Pulau Rakata.
Selama ini yang menjadi bacaan tentang letusan Gunung Krakatau adalah laporan penelitian lengkap GJ Symons dkk, The Eruption of Krakatoa and Subsequent Phenomena: Report of the Krakatoa Committee of the Royal Society (London, 1883).
