Harga Minyak
Harga Minyak Mentah AS Minus, jadi Level Terendah sejak 1983, Ini yang Terjadi
Harga minyak mentah di Amerika Serikat (AS) anjlok di titik terendahnya menjadi -37,63 dollar AS per barel.
TRIBUNKALTIM.CO - Harga minyak mentah Amerika Serikat minus, jadi level terendah sejak 1983, Ini yang terjadi.
Lesunya permintaan minyak mentah di Amerika Serikat (AS) maupun global di masa pandemi Corona membuat harga minyak dunia terjun bebas.
Bahkan harga minyak mentah di Amerika Serikat sudah membuat rugi penjualnya, atau harganya minus.
Bagaimana bisa harga minyak dunia minus, simak penjelasan ahli berikut.
Dilaporkan harga minyak yang diperdagangkan di kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) saat ini sudah minus alias di bawah nol.
Dilansir dari CNN, Selasa (21/4/2020), harga minyak di Amerika Serikat (AS) anjlok di titik terendahnya menjadi -37,63 dollar AS per barel.
Itu level terendah sejak NYMEX membuka perdagangan berjangka minyak pada tahun 1983.
• Minyak Dunia Super Murah,Malaysia - Vietnam Turunkan Harga BBM, Jokowi Kapan? Respon Kementrian ESDM
• Kabar Terbaru Harga BBM dari Pemerintah Jokowi Saat Harga Minyak Dunia Sentuh 0 Dollar Per Barel
Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro mengungkapkan, harga minyak pada level minus terjadi karena penjual tidak mendapatkan keuntungan dari minyak yang dijualnya.
Sebaliknya, pedagang justru malah harus membayar minyak yang dijualnya.
" Harga minyak minus itu terjadi karena harga kontrak di mana penjualan atau pengiriman sudah ditentukan di tanggal tertentu," jelas Komaidi, Selasa (21/4/2020).
Dia mengilustrasikan, di bursa perdagangan, pembeli dan penjual sudah sepakat untuk pengiriman minyak pada tanggal 30 Mei, namun saat pengiriman harga minyak justru nol atau tidak ada harganya lantaran tak ada pembeli.
"Jadi ketika saya penjual mau kirim minyak tanggal 30 Mei sesuai kontrak, harga minyak 0 dollar AS per barel karena tak ada yang mau membeli, karena minyak sedang nggak laku.
Sementara saya penjual tetap harus kirim minyaknya, harus tetap eksekusi karena terikat kontrak. Biaya pengiriman kan ditanggung penjual. Jadi itu yang dinamakan minus," terang Komaidi.
Harga minyak hingga 0 dollar AS per barel di bursa perdagangan disebabkan karena sama sekali tak ada permintaan.
Sementara dalam kontrak, harga yang berlaku bisa bersifat mengambang sesuai harga pasar saat pengiriman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/salah-satu-sumur-di-blok-mahakam-yang-terdapat-di-lapangan-spu.jpg)