Tahukah Anda, Ternyata Inilah Perbedaannya Rendang Malaysia dengan Rendang Khas Indonesia
Tahukah anda, ternyata inilah perbedaannya rendang Malaysia dengan rendang khas Indonesia
TRIBUNKALTIM.CO - Tahukah anda, ternyata inilah perbedaannya rendang Malaysia dengan rendang khas Indonesia
Siapa yang suka makan nasi padang? Kalau suka, lauk apa yang sering kamu pesan saat makan nasi padang?
Beberapa orang mungkin suka telur dadar khas padang yang tebal dan guring, ada juga yang suka ayam bakar padang, atau bahkan daging balado.
Jika membicarakan nasi padang, pasti tidak akan lepas dengan satu lauk yang selalu menjadi ikon. Yap, rendang! Pernah mencobanya?
Rendang adalah makanan yang dibuat dari potongan daging yang dimasak dengan santan dan bumbu rempah lainnya.
Tahukah kamu? Tidak hanya di Indonesia, ternyata Malaysia punya makanan yang bernama rendang juga, lo!
• Kapan Perkiraan Puncak Corona Indonesia Terjadi Terkuak, Ahli Imbau Waspada Serangan Gelombang Kedua
• Viral di WhatApp, Mesin ATM Tempat Tertinggi Penularan Virus Corona, Penjelasan IDI & Langkah Aman
• Berikut Kumpulan Promo di Hari Kartini dari McDonalds, JCO, Pizza Hut, Burger King hingga Bright Gas
Mungkin banyak yang menganggap keduanya tidak memiliki perbedaan. Namun jika diperhatikan, ada perbedaan dari rendang Indonesia dan rendang malaysia.
Lalu, apa sebenarnya perbedaan keduanya? Yuk, kita cari tahu!
Bahan Campuran
Seperti yang kita tahu, membuat rendang Indonesia membutuhkan waktu yang cukup lama.
Sebab dibutuhkan waktu yang banyak untuk menunggu kuah rendang mengental.
Nah, berbeda dengan rendang Malaysia. Mereka menggunakan kerisik untuk membuat kuahnya mengental dengan cepat.
Kerisik adalah sejenis kelapa parut yang disangrai. Mereka menambahkan kerisik ini ke dalam masakan, sehingga santan berbumbu akan cepat terserap ke dalam kerisik.
Bumbu masakan itu pun akan cepat mengering dan berbutir-butir.
Kerisik juga membuat tekstur rendang Malaysia berbeda dengan yang ada di Indonesia. Lapisan luar dagingnya jadi lebih mirip dengan empal Jawa, hanya saja kuahnya kental.
Sementara itu, rendang Indonesia tidak menggunakan kerisik dalam kuahnya.
Orang Minang lebih memilih untuk mengaduk kuah rendang selama berjam-jam.
Mengaduknya mulai dari kuah yang berbentuk santan cair berbumbu berwarna pucat, sampai menjadi kering, menghitam, dan berminyak.
Rasa Masakan
Rasa rendang Minang lebih gurih dan pedas. Rasa ini berasal dari campuran cabai merah, bawang merah, bawang putih, serai, kunyit, daun kunyi, lengkuas, dan jahe.
Rasa pedas pada rendang Indonesia diseimbangkan dengan penambahan asam kandis.
Asam kandis adalah buah asam keeping yang dikeringkan.
Tidak hanya itu, rendang juga terasa sedikit manis. Rasa manis ini berasal dari proses karamelisasi selama rendang dimasak.
Sedangkan rendang Malaysia menggunakan gula jawa atau gula melaka sebagai pemanis masakannya.
Menurut mereka, memasukkan gula itu penting ke dalam masakan mereka untuk menyeimbangkan rasa pedas dan asam yang kuat dari rendang.
Rasa asam pada rendang Malaysia adalah berasal dari asam gelugur, yaitu buah garcinia yang sudah dikeringkan.
Nah, sekarang sudah tahu, kan, perbedaannya? Yuk, kita rayakan persamaan dan perbedaan kuliner kita.
(Penulis: Yomi Hanna)
Artikel ini telah tayang di Bobo.grid.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/instagram-rendangsumatera_jakarta-ilustrasi-menu-rendang.jpg)