Virus Corona di Samarinda
Komisi IV DPRD Samarinda Sarankan Keamanan di Rumah Sakit Karantina Covid-19 Ditingkatkan
Komisi IV DPRD Kota Samarinda menyarankan agar keamanan di rumah sakit karantin Virus Corona atau covid-19 ditingkatkan.
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUN KALTIM. CO,SAMARINDA -Komisi IV DPRD Kota Samarinda menyarankan agar keamanan di rumah sakit karantina Virus Corona atau covid-19 ditingkatkan.
Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyak Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Kalimantan Timur menyarakan, tempat yang menjadi rumah sakit karantina Virus Corona atau covid-19, yang disediakan Pemerintah Kota Samarinda agar keamanannya ditingkatkan.
Hal itu disampaikan anggota Komisi IV DPRD kota Samarinda Sri Fuji Astuti saat dihungi Tribunkaltim.co, pada Rabu (22/4/2020).
Ia menyampaikan agar keamanan dari rumah sakit karantina covid-19 yang di siapkan Pemkot Samarinda.
"Karena itukan disamping-sampingnya rumah warga, jadi lebih diutamakan keamanannya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,
Namanya wargakan pasti mempunyai rasa keingin tahuan atau apa segala macamnya," ucap Fuji.
Baca Juga
3 Fakta Yulie Nuramelia Warga Serang Meninggal Dunia Akibat Kelaparan di Tengah Pandemi Virus Corona
Cegah Penyebaran Virus Corona, Warga Kampung Karangan Kutai Barat Pasang Portal di Pintu Masuk
WHO Bela China dari Tudingan Donald Trump Soal Laboratorium Wuhan Biang Kerok Virus Corona Berasal
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda siapkan rumah sakit karantina pasien covid-19 di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kalimantan Timur (Kaltim), di Jalan Monginsidi, Kecamatan Samarinda Ulu.
Persiapan itu sebagai upaya langkah antisipasi Pemkot atas keterbatasan ruangan isolasi di rumah sakit yang menjadi tempat rujukan yaitu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) dan RSUD Inche Abdoel Moeis (I.A Moeis).
Walikota Samarinda Syaharie Jaang saat ditemui media setelah melakukan tinjauan lokasi di Bapelkes Kaltim, Senin (20/4/2020).
Ia mengungkapkan ada beberapa pertimbangan mengapa diadakannya rumah sakit darurat karantina tersebut.
"Pertama, rumah sakit rujukan AWS dan juga I.A. Moeis itu kan ada keterbatasan ruang isolasi, dan Yang Kedua bagaimanapun juga rumah sakit umum itu kan menerima pasien umum sehingga tidak mungkin untuk melayani semua pasien covid -19. Oleh sebab itu dengan pertimbangan itu kami perlu kesiapan," ungkap. (*)
Baca Juga
Ditolak Mudik Keluarga Karena Pandemi Corona, Seorang Pria Coba Bunuh Diri Minum Cairan Sabun Cuci
Tiga Tambahan Positif Corona di Berau, Berikut Riwayat Perjalanannya
Lanud Dhomber Balikpapan Bersama Mitra Bantu Warga Terdampak Corona, Beri Paket Sembako
IKUTI >> Update Virus Corona
IKUTI >> Update Virus Corona di Samarinda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/komisi-iv-dprd-samarinda-sri-puji-astuti-sebut-pemkot.jpg)