Pasien PDP PPU Meninggal
Warga Sepaku PPU Berstatus PDP yang Meninggal Juga Idap Penyakit Kanker
Pasien yang diketahui berdomisili di Kecamatan Sepaku tersebut, memang dari awal dirawat di RSUD Samboja karena memiliki penyakit lain, yakni kanker.
Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM - Satu warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur yang masuk dalam Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 PPU, akhirnya meninggal dunia di RSUD Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Pasien yang diketahui berdomisili di Kecamatan Sepaku tersebut, memang dari awal dirawat di RSUD Samboja karena memiliki penyakit lain, yakni kanker.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan PPU, dr Arnold Wayong saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Sabtu, (25/4/2020).
“Dia warga Sepaku, memang dari awal dirawat di rumah sakit Samboja,” tuturnya.
Lanjut dia, pasien tersebut dikabarkan meninggal dunia pagi tadi setelah mengalami penyakit yang juga lama diidapnya yakni penyakit kanker.
Baca Juga
Kabar Gembira dari Jokowi, Virus Corona Indonesia Reda di Juli, Puncak Akhir Mei, Begini Analisanya
Sebenarnya Siapa Sumber Wabah Virus Corona? Begini Fakta-fakta Penelusuran Pasien Nol Covid-19
Konser Amal Dari Rumah Rhoma Irama & Kompas TV Sabtu 25 April 2020, Ayo Berkontribusi Peduli Corona
“Dia memang punya penyakit lain, dia ada penyakit kankernya,” ungkapnya.
Dirinya menambahkan, berdasarkan data yang ia rilis di update penanganan covid-19 di Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 PPU, pasien meninggal dunia tersebut dengan komorbid dan pengambilan spesimen dilakukan di Kabupaten Kukar.
“Rapid testnya negatif saat diperiksa di rumah sakit Samboja,” pungkasnya.
Sebelumnya, satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur meninggal dunia.
Pasien tersebut meninggal dunia hari ini, Sabtu (25/4/2020) di Rumah Sakit Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Melalui Juru Bicara Pemerintah Kabupaten PPU terkait penanganan COVID-19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU, Dr. Arnold Wayong, MM menyatakan, bahwa per hari ini ada penambahan 2 ODP dan 1 PDP meninggal dunia di PPU, sehingga kasus penanganan Covid-19 di PPU menjadi sebanyak 190 kasus.