Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Larangan Mudik Disambut Baik Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Pemkot Segera Perketat Akses Darat

Pemerintah Kota Balikpapan ( Pemkot Balikpapan ) terus melakukan koordinasi menyambut baik larangan mudik

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
Kondisi arus lalu-lintas di kawasan kilometer 5 arah pertigaan ke Kariangau Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (28/4/2020) siang. Pemerintah Kota Balikpapan ( Pemkot Balikpapan ) terus melakukan koordinasi menyambut baik larangan mudik mengingat Kota Minyak, julukan Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur merupakan masuk daerah zona merah. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan ( Pemkot Balikpapan ) terus melakukan koordinasi menyambut baik larangan mudik mengingat Kota Minyak, julukan Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur merupakan masuk daerah zona merah.

Demikian disampaikan oleh Walikota Balikpapan Rizal Effendi saat diwawancarai TribunKaltim.co di Kota Balikpapan Kalimantan Timur pada Selasa (28/4/2020). 

Dia jelaskan, koordinasi ini dilakukan utamanya berkaitan dengan akses transportasi darat yang juga dirasa perlu ditutup untuk efektivitas cegah penyebaran pandemi Corona atau covid-19.

Dan Walikota Balikpapan Rizal Effendi berujar, pihaknya akan memperketat akses beberapa wilayah seperti Kota Balikpapan - Kota Samarinda.

BACA JUGA:

 Pengetatan Sosial Diterapkan, Kualitas Udara di Balikpapan Nomor 1 Terbaik dari 39 Kota di Indonesia

 Pasien Pertama Positif Corona di Berau Kondisi Membaik, Tiga Masih Mengalami Keluhan

 Kursi Tamu Diberi Jarak, Bupati Kukar Gelar MoU, Berikut Nilai Pagu Anggaran Penanganan Covid-19

"Yang jelas kalau sudah PSBB nanti kita akan pasang pos-pos sebagai cek point untuk menjaga daerah agar tak ada yang masuk kecuali logistik," ujar Rizal Effendi.

Sementara itu, terkait moda transportasi laut juga saat ini telah dihentikan kecuali untuk mengangkut kebutuhan barang logistik.

Suasana kesibukan antrean kapal ferry yang akan berlabuh di Pelabuhan penyeberangan Kariangau Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Minggu (16/10/2016).
Suasana kesibukan antrean kapal ferry yang akan berlabuh di Pelabuhan penyeberangan Kariangau Kota Balikpapan, Kalimantan Timur pada Minggu (16/10/2016). (TRIBUNKALTIM.CO/FACHMI RACHMAN)

"Karena otomatis semua daerah juga tutup. Kalau kapal Ferry ditutup seperti ke Banjarmasin juga sudah tidak bisa lagi," katanya.

Dia menjelaskan, ada tiga kapal ferry yang melayani rute, yakni Kota Balikpapan - Penajam yang juga merupakan trans Kalimantan.

BACA JUGA:

 BREAKING NEWS Bertambah 11 Kasus, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalimantan Timur jadi 85

 Mulai Besok Penerbangan Komersil dan Carter di Bandara Tanjung Harapan Kaltara Dihentikan

 Mulai 25 April, Maskapai Garuda Indonesia Hentikan Penerbangan dari Daerah PSBB, Ada Daerah Tarakan

Kemudian, kapal feri rute Balikpapan-Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Serta kapal feri rute Kota Balikpapan-Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Saya kira edaran dari BPTD itu sudah ada, pasti sudah efektif ditutup kecuali untuk angkutan barang," ungkap Rizal Effendi.

IKUTI >> Update Virus Corona

IKUTI >> Update Virus Corona di Balikpapan

( TribunKaltim.co/Miftah )

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved