20 Orang di Kaltara Sudah Sembuh

Terkendala Penerbangan, 238 Sampel Asal Kalimantan Utara Tunggu Hasil Swab dari Jakarta

Sejumlah sampel atau spesimen swab asal Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini masih berada di Jakarta. Sampel asal Kaltara diperiksa di laboratorium mi

TribunKaltim.Co/AMIRUDDIN
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara), Agust Suwandy, mengatakan adanya penumpukan antrean spesimen di kedua laboratorium (BBTKLPP dan Balitbangkes Jakarta), sehingga masih cukup banyak sampel dari Kaltara yang belum bisa diterima hasilnya, 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Sejumlah sampel atau spesimen swab asal Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini masih berada di Jakarta.

Sampel asal Kaltara diperiksa di laboratorium milik Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta.

"Sejak akhir April hingga sekarang, memang sampel asal Kaltara dialihkan untuk diperiksa di BBTKLPP dan Balitbangkes Jakarta, karena adanya pembatasan penerbangan ke Surabaya. Sebelumnya, sampel asal Kaltara diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Adanya penumpukan antrean spesimen di kedua laboratorium itu (BBTKLPP dan Balitbangkes Jakarta), sehingga masih cukup banyak sampel dari Kaltara yang belum bisa diterima hasilnya," kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy kepada TribunKaltim.co, Kamis (14/5/2020).

Satu Lagi PDP Meninggal Dunia di Tarakan, Hasil Tes Swab Dinyatakan Negatif Covid-19

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltara itu menambahkan, jumlah sampel asal Kaltara di BBTKLPP Jakarta yang belum keluar hasilnya sebanyak 135 sampel.

Sedangkan di Balitbangkes Jakarta, sampel asal Kaltara yang masih ditunggu hasil pemeriksaannya mencapai 103 sampel.

"Jadi total sampel yang masih berada di dua laboratorium itu, sebanyak 238 sampel. Sampel itu ada yang baru, ada pula yang merupakan follow-up atau pengulangan," ujarnya.

Agust Suwandy berharap, hasil pemeriksaan sampel yang keluar nantinya, tidak menambah jumlah kasus positif covid-19 di Kaltara secara signifikan.

"Kita harap sampel yang keluar, semoga lebih banyak hasil negatif dan sembuh. Mari kita doakan bersama agar positif covid-19 menurun, dan negatif yang bertambah," tuturnya.

Sejak PSBB Kasus Positif Covid-19 di Tarakan Jadi Landai, Walikota Larang Pejabat Gelar Open House

Pasien Sembuh Bertambah

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved