Darurat Narkoba

Tren Narkotika Begeser ke Jenis Tanaman, BNNP Kaltim Singgung Peran Aktif Edukasi Para Orangtua

Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Timur ( BNNP Kaltim ) dan BNNK beserta jajarannya selalu melakukan sosialisasi upaya pencegahan

TRIBUNKALTIM.CO/BUDI DWI PRASETIYO
Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP Halomoan Tampubolon saat ditemui mengatakan BNNP juga berkeliling ke sekolahan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkotika pada Jumat (15/5/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Timur ( BNNP Kaltim ) dan BNNK beserta jajarannya selalu melakukan sosialisasi upaya pencegahan dan upaya pemahaman bahaya narkoba.

Melalui Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP Halomoan Tampubolon mengatakan, pihak BNNP juga berkeliling ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkotika.

"Jadi, kita kesekolahan menjadi inspektur upacara untuk memberikan amanat dan pemahaman tentang bahayanya narkotika," ucapnya.

Dirinya tak memungkiri masih banyak remaja yang salah jalan, salah teman dan salah pergaulan, serta pengawasan orang tua yang tidak maksimal dikarenakan orang tua yang sibuk dengan kegiatan masing masing.

Baca Juga: Pasutri Meninggal Dunia Terpapar Virus Corona, 30 Pedagang yang Sempat Kontak Dilakukan Uji Swab 

Baca Juga: Warga Usia Dibawah 45 Tahun Dilonggarkan dalam PSBB, Kurangi Dampak PHK Kala Pandemi Corona

"Orang tua sangat berperan penting,untuk mengimbau dan mengedukasi anak anaknya." jelasnya.

"karena orang tua yang acuh terhadap anak, sehingga masih ada siswa dan mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan narkotika." sambungnya.

Lebih lanjut dikatakannya, masa sekarang sudah bergeser tren untuk penggunaannya yaitu jenis psikotropika jenis tanaman. seperti ganja dan tembakau gorila.

AKBP Halomoan Tampubolon menegaskan, setiap jenis narkoba apapun itu bentuknya kita akan terus melakukan tindakan dan Pemberantasan terhadap jaringannya.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi Corona, Anggaran Dinas PUPR Penajam Paser Utara Terpangkas Rp 70 Miliar

Baca Juga: Tata Cara Sholat Idul Fitri di Rumah Kala Pandemi Corona, Berikut Penjelasan dan Hukum Kutbah 

"meski kondisi pandemi Covid-19, pihaknya tetap berkomitmen untuk melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika." katanya.

"Karena, situasi ini ternyata dimanfaatkan para pelaku, sehingga kami berkomitmen untuk melakukan penindakan di Kaltim," pungkasnya. 

( TribunKaltim.co )

Penulis: Budi Dwi Prasetiyo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved