Sabtu, 11 April 2026

Jatanras Polresta Samarinda Bubarkan Aktivitas Warga di Bawah Jembatan Mahakam

Aktivitas perjudian yang meresahkan warga di Jalan Bung Tomo Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang, dibubarkan polisi tadi malam.

Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BUDI DWI PRASETYO
Aktivitas yang meresahkan warga di Jalan Bung Tomo Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang, tepatnya di belakang pangkalan ojek di bawah Jembatan Mahakam dibubarkan polisi, Selasa (19/5/2020) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Aktivitas perjudian yang meresahkan warga di Jalan Bung Tomo Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang, dibubarkan polisi, Senin (18/5/2020) tadi malam 

Lokasi yang digerebek polisi tepatnya di belakang pangkalan ojek di bawah Jembatan Mahakam dibubarkan polisi.

"Sudah kami bubarkan tadi malam," ucap Kanit Jatanras Polresta Samarinda, Iptu Abdul Rauf saat dikonfirmasi Selasa (19/5/2020) hari ini.

Pihaknya mengamankan beberapa perlengkapan elektronik seperti televisi, kipas angin serta CCTV.  "Karena tidak ada pemiliknya, kami memanggil RT setempat, untuk menyampaikan kepada pemiliknya untuk menemui kami di Polres," paparnya.

"Kalau untuk ini kami masih sebatas mengamankan saja, karena meresahkan warga. Kami juga dapat informasi dari RT sudah sering menegur, tetapi tidak dihiraukan," sambungnya.

Baca juga; Dukun Asusila di Samarinda Berdalih Gandakan Uang Rp 20 Miliar, Syarat Ritual Lima Hari Dalam Kamar

Baca juga; Prilly Latuconsina Mengaku tak Kenal Pelapor Andre Taulany dan Rina Nose 'Saya Mohon Sekali'

Baca juga; Bacaan Takbir, Lafaz Arab, Latin dan Artinya untuk Malam Takbiran Idul Fitri 1441 H di Rumah

Ditambahkannya, saat dibubarkan tersebut pihaknya tak menemukan adanya perjudian dengan menggunakan uang. "Hanya ada yang main poker saja, untuk begadang, tetapi kami tetap bubarkan," ungkapnya.

"Tetapi, arena yang kami amankan ini untuk bermain dadu besar dan kecil, seperti itu dan belum ada orang yang diamankan," jelasnya.

Berdasarkan arahan dari Kapolresta Samarinda, untuk pencegahannya anggota akan melakukan patroli secara intens. "Selain mencegah tindak perjudian juga mencegah penyebaran Covid-19, karena itu sifatnya mengumpulkan orang banyak," pungkasnya.

Baca juga; Khofifah Beri Imbauan Baru ke Warga Jawa Timur Soal Shalat Idul Fitri, Masjid di Malang Beda Sikap

Baca juga; BREAKING NEWS Satu Warga Bontang Dinyatakan Positif Covid-19, Punya Riwayat dari Polewali Mandar

Baca juga; Update Covid-19- Satu PDP di Kota Tarakan Meninggal Dunia, Punya Keluhan Sesak Napas

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved