Virus Corona di Berau

Pandemi Covid-19, Kemenag Berau Sebut Banyak Pasangan Harus Menunda Pernikahan

Jumlah pernikahan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mengalami penurunan selama wabah virus Corona atau covid-19

Freepik.com
Ilustrasi pernikahan. Jumlah pernikahan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mengalami penurunan selama wabah virus Corona atau covid-19. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Jumlah pernikahan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mengalami penurunan selama wabah virus Corona atau covid-19.

Hal itu dikatakan Kepala Kemenag Berau H Sulaiman ke TribunKaltim.co, disela acara di kantor Baznas Berau, Selasa (19/5/2020).

Meski belum dapat menyebutkan jumlah pasti, namun H Sulaiman menyebutkan menikah ditengah pandemi ini telah diatur dan ada batasannya.

"Selama pandemi virus Corona memang ada pembatasan bahwa nikah ditengah pandemi ini ada batasannya aturannya itu ada," kata H Sulaiman.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi Corona, Anggaran Dinas PUPR Penajam Paser Utara Terpangkas Rp 70 Miliar

Baca Juga: Tata Cara Sholat Idul Fitri di Rumah Kala Pandemi Corona, Berikut Penjelasan dan Hukum Kutbah 

"Jadi misal seseorang mendaftar secara online atau datang ke kantor itu tidak boleh langsung menikah tetapi ada jedahnya," pungkasnya.

Lanjut H Sulaiman secara umum terjadi penurunan angka pernikahan. Ia beranggapan jika banyak pasangan terpaksa menunda penikahan akibat virus Corona yang sedang mewabah.

"Secara umum jelas menurun karena mereka juga banyak menunda pernikahan. Karena orang yang menikah juga ingin dirayakan dengan baik," ujarnya.

Baca Juga: Cara Cegah Penyebaran Virus Corona dengan Digital Voucher ala Alfamart via WhatsApp

Baca Juga: Kabar Gembira, Alfamart dan Alfamidi Gratiskan Biaya Sewa Tenant UMKM Terdampak Pandemi Corona

Bahkan di antara pasangan ini ada yang sudah mendaftar tetapi harus bersabar akibat pandemi ini.

"Mudah-mudahan pandemi ini bisa hilang dan pernikahan bisa kembali normal seperti ada walima dan resepsinya," tuturnya.

Dia juga menambahkan jika pendaftaran pernikahan tetap di buka tetapi secara online dan ada aturan kapan dapat melaksanakan pernikahan.

( TribunKaltim.co/Ikbal Nurkarim )

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved