2 Positif Corona di Samarinda

OTG Positif Corona di Samarinda Baru Hari ini Dikarantina, Sebelumnya Isolasi Mandiri di Rumah

Riwayat perjalanan pasien merupakan pelaku perjalanan dari Provinsi Kalimantan Tengah.

TRIBUNKALTIM.CO/PURNOMO SUSANTO
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Provinsi Kalimantan Timur, Andi M Ishak mengungkapkan, penambahan dua kasus terkonfirmasi positif covid-19 berasal dari OTG dan ODP, Kamis (21/5/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi M Ishak mengungkapkan, orang tanpa gejala (OTG) yang terkonfirmasi positif Covid-19 atau virus Corona hari ini baru saja dikarantina di rumah sakit.

"Sebelum akhirnya dinyatakan positif Corona, pasien melakukan isolasi mandiri di rumah pribadinya," ujarnya saat menggelar konferensi pers online dengan awak media di Kaltim secara virtual melalui aplikasi zoom, pada Kamis (21/5/2020) malam.

"Dan baru hari ini setelah dinyatakan positif Corona, baru pasien dilakukan perawatan di Rumah Sakit Karantina (RSK) Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kaltim, di Samarinda," lanjutnya menjelaskan.

Adapun riwayat perjalanan pasien, Andi menceritakan, pasien merupakan pelaku perjalanan dari Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Rapid test pun, dituturkan Andi, dilakukan sebelum dilakukan swab test kepada pasien dan hasil test menyatakan reaktif terhadap Covid-19.

Satu Tambahan Kasus Covid-19 di Samarinda, Terungkap Pasien Lakukan Perjalanan dari Balikpapan

Akhir Bulan Ini Labkes Kaltim Siap Lakukan Uji Swab Covid-19 Secara Mandiri

BREAKING NEWS Dua Orang Positif Covid-19 di Kota Samarinda dari Kelompok OTG dan ODP

"Perlu saya jelaskan pula, penambahan kasus di Samarinda hari ini, adalah seorang laki-laki 36 tahun dengan status OTG, dengan kode SMD36 yang merupakan kontak erat dengan SMD34, dan pelaku perjalanan dari Kalteng," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Transmisi lokal Covid-19 atau virus Corona di Balikpapan, menyumbang pasien pengidap virus mematikan dari Wuhan, Cina ini di Kota Samarinda.

Sesuai data, tercatat satu kasus terkonfirmasi positif virus yang menyerang 200 lebih negara di dunia ini, merupakan pelaku perjalanan dari Kota Balikpapan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi M Ishak mengungkapkan, pelaku perjalanan dari kota berjuluk Kota Minyak tersebut seorang laki-laki berumur 36 tahun.

"Pasien diberikan kode SMD38. Pasien merupakan orang dalam pemantauan (ODP) yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda," ujarnya saat menggelar konferensi pers online dengan awak media di Kaltim secara virtual melalui aplikasi zoom, pada Kamis (21/5/2020), malam.

Halaman
12
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved