Pengganti M Nuh, Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Sudah Ada, Bamsoet: Ngebit Di Atas Rp 2,55 M
Pengganti M Nuh, pemenang lelang motor listrik Jokowi sudah ada, Bamsoet: Ngebit di atas Rp 2,55 miliar
TRIBUNKALTIM.CO - Pengganti M Nuh, pemenang lelang motor listrik Jokowi sudah ada, Bamsoet: Ngebit di atas Rp 2,55 miliar.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet akan mengumumkan pemenang lelang motor listrik milik Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Sebelumnya, pemenang lelang motor listrik Jokowi, M Nuh harus berurusan dengan kepolisian, lantaran tak sanggup menebus lelang tersebut.
Belakangan terungkap sosok M Nuh sebenarnya yang bukan seorang pengusaha.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, sudah muncul penawaran baru untuk sepeda motor listrik milik Presiden Joko Widodo dengan harga di atas Rp 2,55 Miliar.
• Dituduh Donald Trump Soal Pembunuhan Massal Pakai covid-19, China Beri Reaksi, Jujur dan Masuk Akal
• Cuti Bersama Idul Fitri Batal, Begini Jadwal Masuk Kerja PNS, Libur Pengganti Bukan Dekat Idul Adha
• Lebaran Sabtu atau Minggu? Ini Tanggal Idul Fitri 2020 Versi Kalender, Pemerintah dan Muhammadiyah
Penawaran baru ini muncul setelah pemenang lelang sebelumnya bernama M Nuh tidak bisa menebus motor bermerk Gesits itu.
"Bahkan ada yang ngebit dibatas Rp 2,55 miliar setelah mendengar M Nuh yang mengaku pengusaha asal Jambi itu mundur," kata Bambang kepada Kompas.com, Jumat (22/5/2020).
Dalam sebuah acara konser yang digelar MPR bersama BPIP, M Nuh diketahui menawar motor tersebut seharga Rp 2,55 Miliar.
Penawaran itu dilakukan lewat sambungan telpon.
Namun, belakangan diketahui M Nuh tak bisa menebus motor itu sesuai harga lelang.
Sebab, ia hanya berprofesi sebagai buruh bangunan.
M Nuh mengaku tidak mengerti mekanisme lelang dan mengira ia akan mendapatkan sepeda motor listrik itu secara cuma-cuma.
Bambang pun tak mempermasalahkan sikap M Nuh tersebut.
Ia juga meminta Polda Jambi yang sebelumnya memeriksa M Nuh untuk tidak melakukan penahanan.
"Terkait pemeriksaan M Nuh oleh Polda Jambi, saya sudah mohon untuk dilepaskan.