Breaking News:

Virus Corona

Kasus Corona Dipastikan Menurun Saat Lebaran, Namun Dikhawatirkan Melonjak Usai Idul Fitri

Ada beberpa faktor penyebab yang menjadi alasan kasus virus Corona bakal menurun saat Hari Raya Idul Fitri.

Ilustrasi canva/tribunkaltim
Ilustrasi Kasus Corona Dipastikan Menurun Saat Lebaran, Namun Dikhawatirkan Melonjak Usai Idul Fitri 

Sebab saat ini Virus Corona alias covid-19 belum ditemukan obat maupun vaksin penangkalnya.

Awalnya mutasi Virus Corona ini dianggap sebagai kabar buruk, dalam upaya berbagai negara menghentikan laju pandemi covid-19.

Bahkan adanya mutasi ini semakin ramai diperbincangkan terkait keluhan atau gejala yang muncul bisa berbeda-beda pada setiap individu yang terinfeksi, dan juga semakin banyak indikasinya.

Pada awal Januari, Virus Corona dikabarkan dapat menginfeksi dari hewan ke manusia di Wuhan, China.

Gejala covid-19 atau keluhan dari penyakit yang disebabkan virus ini yang paling banyak dialami pasien adalah suhu tubuh yang mengalami panas tinggi melebihi 38,5 derajat celcius, disertai batuk, pilek dan sesak napas.

Namun, seiring dengan perkembangan infeksi virus yang sudah menjangkit sekitar 123 negara hingga Mei 2020.

Keluhan yang dijumpai pada pasien positif terinfeksi covid-19 pun semakin beragam.

Di antaranya, kehilangan kemampuan mencium bau dan mengecap rasa.

Kemudian suhu badan panas dingin, nyeri otot, lesi keunguan di kaki sakit kepala, sakit tenggorokan, badan gemetar berulang kali disertai menggigil, kulit memerah dan gatal-gatal.

Disisi lain, para Pakar dan ahli juga sedang berupaya membuat Vaksin Virus Corona untuk mengendalikan pandemi covid-19.

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved