Virus Corona di Kukar
Halal Bihalal Virtual di Kota Raja Channel, Silaturahmi hingga Bahas New Normal di Dunia Pendidikan
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar halal bihalal virtual melalui siaran youtube Kota Raja Channel
Penulis: Christoper Desmawangga |
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar halal bihalal virtual melalui siaran youtube Kota Raja Channel, Selasa (26/5/2020).
Halal bihalal virtual itu dilakukan pukul 10.00 - 11.00 Wita dipandu Indah sebagai host.
Pada kesempatan tersebut, halal bihalal dikuti KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Web, serta guru penggerak.
• The New Normal ala RSUD AM Parikesit di Tenggarong, Pasien Wajib Gunakan Masker
• Jumlah Klaster & Riwayat Penyebaran Covid-19 Kukar Menurun, Kontak Erat Klaster Gowa Semua Negatif
• Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kukar Bahas New Normal, Physical Distancing Persoalan yang Berat
• Indonesia Belum Siap New Normal, dr Erlina: Penurunan Kasus di Jakarta Saja Tak Bisa Jadi Patokan
Selain silaturahmi, pada pertemuan virtual itu juga membahas agenda kedepan, serta membahas terkait dengan new normal di dunia pendidikan.
Untuk diketahui, selama bulan Ramadhan lalu, Kota Raja Channel bersama guru penggerak Kukar sukses mengadakan pesantren Ramadhan daring dengan berbagai materi dan tema yang dibawakan setiap harinya.
Terkait dengan new normal di dunia pendidikan, Suparno Ghopar mengungkapkan, hal yang paling utama yakni kesehatan peserta didik ketika siswa disuruh kembali ke sekolah.
Ketika siswa disuruh kembali ke sekolah, harus dipastikan terlebih dahulu mengenai keselamatan anak terkait dengan penyebaran virus Corona.
"Kembali ke sekolah harus aman, jangan ambil resiko. Kita tetap tunggu edaran Pemerintah mengenai kembali atau tidaknya siswa ke sekolah, jika tidak maka tetap belajar di rumah, terlebih belajar daring dapat juga dilaksanakan di daerah," tuturnya mengawali perbincangan.
Sementara itu, Shanti Agustini menilai, ketika nantinya siswa disuruh kembali ke sekolahan, maka protokol kesehatan harus dijalankan.
"WHO katakan virus ini belum bisa dihentikan dalam waktu dekat ini. Ketika siswa nantinya disuruh kembali ke sekolah, protokol kesehatan harus dilaksanakan, dan akan banyak kegiatan di sekolah yang tidak bisa terlaksana," ungkapnya.
Hal serupa juga diungkapkan Suwito, pengajar di Tenggarong ini mengajak agar seluruh warga tetap waspada dan menaati protokol kesehatan.
"Semoga musibah ini bisa cepat berlalu," harapnya.
Sedangkan Listy, salah satu penggerak literasi Kukar menyampaikan, pendidikan tetap harus berjalan apapun kondisinya.
"Suka tidak suka, pendidikan harus tetap jalan," tegasnya.
• Cegah Covid-19 Pengawasan Diperketat, Kecamatan Tenggarong Seberang Dirikan Dua Posko Pantau
• Selama Pandemi virus Corona PDAM Tenggarong Minta Warga Tetap Bijak Gunakan Air
• Transmisi Lokal dari Kecamatan Tenggarong dan Muara Badak Adalah Istri Pelaku Perjalanan Ijtima Gowa
• Kabar Ada Pasien Positif di Mangkurawang, Tenggarong Kukar Ternyata Hoax, Ancaman & Imbauan Kapolres
Menurutnya, agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan normal, yakni dengan menjalankan pola hidup sehat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/halal-bihalal-virtual-di-kota-raja-channel-juga-membahas-new-normal-di-dunia-pendidikan.jpg)