Virus Corona

Akhirnya Anies Baswedan Potong Honor TGUPP Termasuk PNS DKI Jakarta, Sempat Dikritik PSI

Anies Baswedan potong honor TGUPP termasuk PNS DKI Jakarta sebesar 50 persen, sempat dikritik PSI

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Potong Honor TGUPP Termasuk PNS, Sempat Dikritik PSI 

TRIBUNKALTIM.CO - Akhirnya Anies Baswedan potong honor TGUPP termasuk PNS DKI Jakarta, sempat dikritik PSI.

Soal honor Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP ) DKI Jakarta, yang sempat dikritik PSI, akhirnya mulai menemukan titik terang.

Anies Baswedan merasionalisasi atau memotong hak keuangan TGUPP sebesar 50 persen, selama masa pandemi Virus Corona.

Di mana sebelumnya ramai dipermasalahkan bahwa hanya tunjangan PNS DKI yang dipotong 50 persen.

Sementara honor TGUPP belum dilakukan pemotongan.

Jawa Timur dan Wilayah Anies Baswedan Tertinggi Kasus Baru Virus Corona, Minggu 31 Mei 2020

Bukan Hanya PNS, Anies Baswedan Pangkas Penghasilan TGUPP, Sekda DKI Beber Besarannya Berlaku Surut

Wilayah Anies Baswedan Dapat Uang Setengah Miliar dari Hasil Denda Pelanggar PSBB Jakarta

Sampai-sampai ini menjadi sorotan di DPRD DKI Jakarta, fraksi PSI.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah memastikan bahwa pihaknya akan memotong sebesar 50 persen TGUPP.

"PNS dan TGUPP itu beda posisinya di dalam struktur kepegawaian.

Kalau Pergub tentang rasionalisasi penghasilan PNS dalam rangka Virus Corona ini ada di Pergub 49 tahun 2020. Pergub ini tertanggal 19 Mei kemarin," kata Saefullah ketika dikonfirmasi, Minggu (31/5/2020).

Sementara, untuk TGUPP diatur dalam Keputusan Gubernur atau Kepgub nomor 514 Tahun 2020 tanggal 22 Mei.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved