Ngaku Tak Punya Pekerjaan, Pria di Bulungan Kalimantan Utara Jadi Pengetap, Raup Rp 300 Ribu Perhari

Seorang pria di Kabupaten Bulungan, Kaltara, inisial KS (43) ditetapkan sebagai tersangka, gegara diduga kuat terlibat aktivitas pengetapan.

TRIBUNKALTIM.CO/AMIRUDDIN
Satreskrim Polres Bulungan mengamankan seorang pengetap yang beroperasi menggunakan mobil. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Seorang pria di Kabupaten Bulungan, Kaltara, inisial KS (43) ditetapkan sebagai tersangka, gegara diduga kuat terlibat aktivitas pengetapan.

Pengetap merupakan sebutan bagi orang yang membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU, dengan maksud untuk dijual kembali.

Pengetap biasanya memodifikasi tangki BBM di kendaraannya, untuk mengelabui petugas SPBU dan kepolisian.

Di hadapan polisi, KS mengaku mengetap untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

"Ia mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap, sehingga mengetap untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Setiap hari, KS bisa meraup Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribu,'' kata Kasat Reskrim Polres Bulungan, AKP Belnas Pali Padang, kepada TribunKaltim.co, Rabu (3/6/2020).

Belnas Pali Padang menambahkan, BBM yang diperoleh KS selanjutnya dijual kembali.

Sasarannya, sejumlah pengecer yang berada di Tanjung Selor.

"Pengakuan tersangka, ia sudah sering mengetap di SPBU. Hasil pemeriksaan dan interogasi sementara, BBM hanya dijual ke pengecer. Sementara belum ada yang dijual ke perusahaan," ujarnya.

Baca juga; Petani Sayur Ngaku Jualannya Tak Laku, Begini Respon Warga Dapat BLT di Kanaan Bontang

Baca juga; Kabar Duka Tenaga Medis, Dokter Wuhan yang Kulitnya Menghitam Karena Virus Corona Berpulang

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved