Breaking News:

Warga Mengeluh Tagihan Listrik Tiba-tiba Membengkak. Berikut Penjelasan Manajer UP3 PLN Samarinda

Warga Samarinda mengeluhkan kenaikan tarif dasar listrik ( TDL ) selama beberapa waktu terakhir. Bahkan kenaikan TDL meningkat dua kali lipat

TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Manajer UP3 PLN Samarinda Yuliandra Syahrial Nurdin. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Warga Samarinda mengeluhkan kenaikan tarif dasar listrik ( TDL ) selama beberapa waktu terakhir. Bahkan kenaikan TDL  meningkat dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

Manajer UP3 PLN Samarinda Yuliandra Syahrial Nurdin, Jumat (12/6/2020) mengatakan kenaikan tersebut dikarenakan dua faktor. Faktor pertama adalah tagihan TDL yang berubah. Sementara itu fakfor kedua volume pemakaian tagihan listrik tiap pelanggan berbeda-beda.

"Kondisi listrik naik ada isu berkembang mulai TDL naik Dari tahun 2017. Kenyatannya bahkan Maret 2019 sampai Desember 2019 turun Rp 52 untuk pelanggan rumah tangga. Karena waktu itu harga Batubara turun," ucapnya.

Ditambah lagi pada bulan Maret PLN melakukan pembacaan meter dan pada bulan Maret sampai April tidak dibaca. Sehingga perhitungannya Berdasarkan rata-rata penggunaan bulan Desember, Januari, February.

Baca juga; Kronologi Geprek Bensu Dipakai Ruben Onsu untuk Bisnis Ayam Geprek Miliknya, Ada Peran Jordi Onsu

Baca juga; Astra Motor Balikpapan Beri Promo di Bulan Juni, Potongan Harga Hingga Rp 4,5 Juta

Baca juga; Pesan Air Galon tak Diantar, Pesan Gojek tak Ada yang Mau Jemput, Keluhan Pegawai Dinkes Tarakan

"Satu bulan saja dirata-ratain. April petugas kembali membaca meteran dan terhitung pada pembayaran bulan Mei mengalami perubahan tagihan," katanya.

Namun, ada beberapa pelanggan yang dirata-ratakan pada bulan Mei. Kenaikan tersebut naik karena salah baca, kecuali untuk zona merah yakni rumah yang telah dirata-ratakan berdasarkan 3 bulan terakhir.

"Namun, kami juga mengapresiasi dari DPRD kota, karena memberikan masukan terkait perlu adanya sosialisasi dari pln ke masyarakat untuk menjawab isu tersebut," tuturnya.

Sebelumnya DPRD Samarinda, PLN dan warga melakukan dengar pendapat di gedung DPRD, Kamis (11/6/2020). Mereka membahas tentang kenaikan TDL yang naik beberapa waktu terakhir. (Jnp)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved