Pesawat Tempur Milik TNI AU Jatuh di Dekat Permukiman Warga, Begini Kondisi Pilot dan Penyebabnya
Satu unit pesawat tempur TNI AU jatuh di dekat permukiman warga, begini kondisi pilot dan penyebab kecelakaan
TRIBUNKALTIM.CO - Senin 15 Juni 2020, satu unit pesawat tempur TNI AU jatuh di dekat permukiman warga, begini kondisi pilot dan penyebabnya
Dikutip dari tribunpekanbaru.com ( grup TribunKaltim.co ), pesawat tempur TNI tersebut jatuh daerah di Jalan Gading Marpoyan Raya Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar Senin (15/6/2020) pagi.
Menurut informasi yang beredar pesawat yang jatuh adalah pesawat tempur milik TNI AU begini kondisi pilot dan penyebab kecelakaan tersebut.
Belum diketahui pasti bagaimana kronologis peristiwa tersebut. Informasinya, pesawat jatuh dekat pemukiman warga di sana.
Pengakuan warga, mereka sempat mendengar suara dentuman keras.
Hingga akhirnya muncul asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara.
• Kisah Pilu di Balik Helikopter TNI AD Jatuh: 2 Kali Mendaftar Tak Lulus, Puasa Hebat Sampai Diterima
• Pesawat Airbus Bawa 107 Penumpang Jatuh, Puluhan Orang Tewas, Korban Selamat Ungkap Hal Mengerikan
• Kabar Duka Jelang Idul Fitri, Pesawat Airbus A320 Angkut 107 Penumpang Jatuh di Kawasan Permukiman
• Sering Layani Evakuasi Medis, Berikut Fakta di Balik Tragedi Pesawat Jatuh di Danau Sentani Jayapura
Peristiwa jatuhnya pesawat ini ini dibenarkan oleh Kasi Ops Damkar Kota Pekanbaru, Fahriansyah saat dikonfirmasi Tribun Pekanbaru.
"Kami sedang mengarah ke lokasi. Itu pesawat," jelasnya.
Namun saat dikonfirmasi jenis pesawat, Fahriansyah mengaku belum mengetahui.
"Belum tahu, kejadian di Kubang," tuturnya.
Video kondisi dari lokasi jatuhnya pesawat tersebut beredar di media sosial.
Petugas tampak tengah memadamkan api yang timbul akibat kecelakaan tersebut.
Konfirmasi TNI AU
Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma TNI Fajar Adriyanto mengonfirmasi soal jatuhnya pesawat TNI AU itu.

Pilot dikabarkan selamat setelah melontarkan diri dari pesawat menggunakan ejection seat.
"Saat ini berada di RSAU dr Soekirman Lanud Rsn Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Fajar, dalam keterangan tertulis yang disampaikan TNI AU pada Senin pagi.
Penyebab kecelakaan dan informasi lainnya masih dalam proses investigasi oleh tim TNI AU.
Menurut dia, pesawat yang jatuh merupakan pesawat tempur jenis BAE Hawk 109.
"Kecelakaan pesawat tempur jenis BAE Hawk 209 dengan nomor registrasi TT-0209," ucap Fajar.
Fajar menjelaskan, pesawat itu dikendalikan oleh pilot Lettu Pnb Apriyanto Ismail.
"Dari Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru," ujar dia.
Diketahui, kecelakaan itu terjadi tidak jauh dari runway 36 Landasan Udara Roesmin Nurjadin di Pekanbaru.
Lokasi jatuhnya pesawat berada di Perumahan Sialang Indah.
Tampak lokasi dijaga ketat aparat Paskhas TNI AU.
Warga dilarang mendekat ke lokasi, termasuk awak media.
Seorang warga bernama Ratni, mengaku mendengar suara dentuman keras sebelum mengetahui ternyata ada pesawat jatuh.
"Ada suara keras, ledakan beberapa kali," jelasnya.
Pesawat tempur itu, jatuh menimpa rumah warga.
Pesawat itu terbakar hebat, api membumbung ke atas.
• Daftar 100 Universitas Terbaik di Indonesia 2020, UGM Peringkat Pertama, Unmul Masuk Daftar
• Eks Kepala BIN, AM Hendropriyono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pencemaran Nama Baik Sultan Hamid II
Sebelumnya, masih di bulan Juni 2020, heli milik TNI jatuh di Kendal.
Helikopter milik TNI AD jatuh di Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2020) siang.
Helikopter jenis Mi-17 tersebut terjatuh di sekitar Kawasan Industri Kendal (KIK).
Melansir Wartakotalive.com, hingga berita ini diturunkan Sabtu sore, sebanyak 4 penumpang tewas dan 6 penumpang lainnya menderita luka berat.
Helikopter Mil Mi-17 (juga dikenal sebagai seri Mi-8M di kedinasan Rusia) adalah helikopter angkut kelas menengah buatan Rusia.
Saat ini helikopter ini diproduksi di dua pabrik, yaitu di Kazan dan Ulan-Ude.
Helikopter ini adalah pengembangan dari Mil Mi-8 yang menjadi andalan Pakta Warsawa semasa Perang Dingin.
Indonesia juga mempunyai beberapa Mil Mi-17 yang dioperasikan oleh TNI AD.
Heli ini dikembangkan dari rangka dasar Mi-8, Mi-17 dan dipasangi mesin TV3-117MT yang lebih besar, rotor, dan transmisi yang dikembangkan untuk Mil Mi-14, bersama dengan pengembangan badan pesawat untuk muatan lebih berat.
Pilihan mesin untuk kondisi "panas dan tinggi" adalah mesin Isotov TV3-117VM berdaya 1545kW (2070 shp).
Ekspor baru-baru ini ke China dan Venezuela untuk penggunaan di pegunungan tinggi dilengkapi dengan mesin baru versi VK-2500 dan kontrol FADEC.
Penamaan Mi-17 adalah untuk versi ekspor; Angkatan Bersenjata Rusia mengenalnya sebagai Mi-8MT.
• Getaran Berlangsung Cepat, Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Kabupaten TTU, NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
• Sudah Setor Rp 1,8 Miliar Agar Anak Masuk Akpol, Pria Ini Akhirnya Gigit Jari, Begini Nasibnya Kini
• Aktor India Sushant Singh Rajput Tewas Gantung Diri, Sempat Ucapkan Duka Cita untuk Mantan Manajer
• Ramalan Zodiak Cinta Senin 15 Juni 2020, Aries Belum Move On, Aquarius Bakal Ketemu Jodoh Hari Ini?
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Pesawat TNI AU Jatuh di Kubang Pekanbaru, Ini Jenis Pesawat dan Kondisi Terkini Pilot dan BREAKING NEWS Pesawat Tempur Hawk 200 Milik TNI AU Diduga Jatuh di Pemukiman Warga di Kota Pekanbaru