Grup Facebook Komunitas Pelakor Indonesia Bikin Heboh, Isinya Curhatan Kesal Kepada Istri Pertama

Dalam keterangannya grup ini merupakan ajang silaturahmi antara madu dan pembenci pelakor.

Facebook/ Komunitas Pelakor Indonesia
Grup Facebook Komunitas Pelakor Indonesia Bikin Heboh, Isinya Curhatan Kesal Kepada Istri Pertama 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah grup di laman fecebook membuat heboh netizen.

Grup tersebut bernama Komunitas Pelakor Indonesia.

Dalam keterangannya grup ini merupakan ajang silaturahmi antara madu dan pembenci pelakor.

Ada beberapa peraturan bagi yang ingin bergabung, seperti dilarang mengunggah foto vulgar dan memberi informasi hoax.

Bila melanggar, maka akan dikeluarkan dari anggota grup.

"Group ini adalah ajang silaturahmi untuk para madu dan pembenci pelakor... shilakan baku hantam di sini asal tidak rasis."

"Dilarang keras mengunggah gambar gambar tidak senonoh, dilarang ber iklan, dilarang berpolitik,dilarang hoax dan di larang menebar kerita bohong,,"

"Apabila ada status dan gambar yg tidak berkenan di hati kalian shilakan laporkan ke admin , akan kami delete permanen dan di kluarkan dari anggota group secara tidak hormat.... terimakasih," tulis keterangan dalam grup Facebook Komunitas Pelakor Indonesia.

 Catatan Baru Lonjakan Covid-19 di Surabaya Mengkhawatirkan, 7.564 Terkonfirmasi Positif

 Artis TikTok India Siya Kakkar Meninggal Dunia, Diduga Bunuh Diri, Manajer: Bukan Masalah Pekerjaan

 Dua Mantan Pemain Manchester United Pamit dari Twitter, Tak Terima Liverpool Juara Liga Inggris

 Ancaman Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Jika PNS Nekat Lakukan Hal Ini: Sanksi Tegas, Dipecat!

Heboh 'Komunitas Pelakor Indonesia' di Facebook.
Heboh 'Komunitas Pelakor Indonesia' di Facebook. ((Facebook.com/Komunitas Pelakor Indonesia))

Dari penelusuran Tribunnews, hingga Jumat (26/6/2020), grup tersebut memiliki 12 ribu anggota.

Grup tersebut terbuka secara umum hingga siapapun dapat melihat apa yang sedang ramai dibicarakan.

Beberapa postingan mengunggah curhatan tentang kebenciannya pada sosok pelakor.

Namun, para pelakor juga turut mengunggah kekesalannya kepada istri pertama dari suaminya.

Lantas apa yang mempengaruhi orang-orang bergabung dengan grup tersebut?

Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Hudaniah SPsi MSi membeberkan sederet alasan orang bergabung dengan grup tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved