Virus Corona

Tak Cuma Jawa Timur & Jakarta yang Jadi Prioritas Jokowi Tangani Covid-19, Wilayah Ini Ikut Disorot

Kasus Virus Corona di Jawa Timur dan Jakarta masih tertinggi di Indonesia, Jokowi juga prioritaskan wilayah lain demi tekan covid-19

Kompas.com
Tak Cuma Jawa Timur & Jakarta yang Jadi Prioritas Jokowi Tangani Covid-19, Wilayah Ini Ikut Disorot 

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus Virus Corona di Jawa Timur dan Jakarta masih tertinggi di Indonesia, Jokowi juga prioritaskan wilayah lain demi tekan covid-19.

Presiden Joko Widodo alias Jokowi rupanya tak cuma memprioritaskan Jakarta dan Jawa Timur dalam penanganan covid-19.

Wilayah lain turut dipantau Jokowi, hingga meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 untuk memprioritaskan kabupaten/kota yang masih berstatus zona merah.

Status zona merah menandakan penularan Virus Corona di suatu daerah masih berisiko tinggi.

Dengar Akan Ada Reshuffle, Eks Jubir KPK Minta Jokowi Tak Copot Tito Karnavian, Soroti Yasonna Laoly

Setelah Marah dan Ancam Reshuffle, Jokowi Beri Peringatan Keras Soal Ini, Minta Libatkan Tokoh Agama

Jokowi Emosi Melihat Kinerja Menteri, Kementerian Terawan Disorot, Belanja Sektor Kesehatan Minim

"Penekanan Pak Presiden ke depan, gugus tugas bersama dengan gugus tugas provinsi untuk memprioritaskan 57 kabupaten kota dengan tingkat risiko yang masih tinggi," kata Ketua Gugus Tugas Doni Monardo usai rapat dengan Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/6/2020).

Menurut Doni, jumlah wilayah zona merah covid-19 sudah menurun drastis dalam sebulan terakhir. Pada 1 Juni lalu, masih terdapat 108 kabupaten/kota yang merupakan zona merah.

Oleh karena itu, pemerintah akan terus fokus menurunkan jumlah wilayah zona merah ini.

Menurut Doni, pemerintah akan mengerahkan lebih banyak personel TNI dan Polri ke 57 kabupaten/kota tersebut untuk memitigasi terjadinya penularan lebih luas.

Gugus tugas di tingkat daerah juga akan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, dan juga antropolog untuk mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai bahaya covid-19 dan pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

Para tokoh agama dan praktisi tersebut diharapkan mampu menemukan solusi yang tepat agar masyarakat di daerah bisa memahami bahaya virus corona dan bis mencegah penularan.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved