Virus Corona

Pasien Ini Alami Gejala Baru Virus Corona, Ringan tapi hingga 100 Hari Tak Sembuh, Ini Kata Ahli

Waspada gejala baru Virus Corona, keluhan sakit ringan tapi tidak sembuh-sembuh,hingga sampai 100 hari. Hal ini terjadi pada sejumlah pasien.

Freepik.com
Pasien Ini Alami Gejala Baru Virus Corona, Ringan tapi hingga 100 Hari Tak Sembuh, Ini Kata Ahli 

Miglis menambahkan bahwa masih terlalu dini untuk mengetahui apakah kondisi pasien-pasien seperti itu akan membaik atau apakah gejalanya akan berlanjut sebagai penyakit kronis.

Miglis dan timnya di Stanford mulai mengembangkan registri untuk melacak pasien covid-19 dengan gejala jangka panjang dari waktu ke waktu.

Akan tetapi, tidak ada terapi khusus untuk jenis peradangan jangka panjang yang dicurigai dokter tersebut.

Yang ada hanyalah obat-obatan untuk meringankan gejala seperti batuk atau demam.

Dine mengatakan tidak ada pengobatan yang baik untuk salah satu gejela covid-19 yang paling melemahkan, yaitu kelelahan ekstrem.

Putrino, dari Mount Sinai, juga mulai mengembangkan semacam protokol untuk orang-orang yang gejalanya, seperti Amy Watson, yang berlangsung selama berminggu-minggu.

Rencana itu bersifat individual bagi, tetapi biasanya melibatkan cara yang sangat spesifik untuk melatih tubuh untuk mengimbangi fungsi bawah sadar.

ILUSTRASI - Virus Corona
ILUSTRASI - Virus Corona (Freepik.com)

Banyak pasien diberikan jadwal olahraga, perbaikan pola tidur dan pedoman nutrisi.

Ahli diet Mount Sinai Adena Neglia bekerja dengan Putrino pada aspek nutrisi dari protokol.

"Selama masa stres dan kecemasan, beberapa orang mungkin beralih ke makanan, sementara yang lain berpaling dari makanan," kata Neglia, menambahkan bahwa makanan penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Para ahli di tempat lain juga menyuarakan pedoman untuk fokus pada perilaku yang membuat sehat.

"Makan dengan benar dan tetap terhidrasi, terutama selama musim panas ini," kata Dr Gary LeRoy, presiden American Academy of Family Physicians.

LeRoy, seorang dokter praktek di East Dayton Health Clinic di Dayton, Ohio, mengatakan ia belum menemukan pasien covid-19 dengan gejala jangka panjang.

Pandemi Corona Belum Usai, Karhutla Datang Kembali, Mulai dari Riau, Lahan Gambut Pelalawan Terbakar

15 Vaksin Virus Corona Sudah Uji Klinis, Pengiriman Dimulai Akhir 2020, Negara Uni Eropa Sudah Pesan

Ada Kabar Gembira dari Papua, Update Sebaran Corona Indonesia Minggu (28/6/2020) Tambah 1.027 Sembuh

ASN Pemprov Kaltara yang Positif Corona di Bulungan Hendak Berpergian, Keluarga Rekan Kerja Dicek

Tetapi ia telah menasihati beberapa pasien yang mengatakan mereka merasa kelelahan yang berlarut-larut yang mencari cara bagaimana mendapatkan kembali energi mereka.

Sementara itu, Watson telah menemukan sedikit kelegaan dari gejala-gejalanya dengan cara istirahat.

Ia ingin pasien covid-19 lainnya dengan gejala yang serupa dengannya tahu bahwa mereka tidak sendirian.

"Kamu tidak gila. Gejala-gejala ini nyata," kata Watson.

"Jika Anda dokter Anda tidak mendengarkan Anda, cari yang lain."

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

IKUTI >>> Update Virus Corona

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ahli Medis Selidiki Gejala Baru Virus Corona pada Sejumlah Pasien: Ringan tapi Tidak Sembuh-sembuh, https://www.tribunnews.com/internasional/2020/06/29/ahli-medis-selidiki-gejala-baru-virus-corona-pada-sejumlah-pasien-ringan-tapi-tidak-sembuh-sembuh?page=all.

Penulis: Rita
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved