Insentif 2.018 Tenaga Kesehatan di Kukar Cair, Maret hingga Mei Sebesar Rp 9 Miliar
Insentif untuk 2.108 tenaga kesehatan yang menangani kasus Virus Corona atau covid-19 di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur telah cair hari ini
TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG - Insentif untuk 2.108 tenaga kesehatan yang menangani kasus Virus Corona atau covid-19 di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur telah cair hari ini, Kamis (2/7/2020).
Jumlah yang diberikan kepada tenaga kesehatan sebesar Rp 9 miliar, untuk membayar insentif dalam kurun waktu pertengahan Maret hingga pertengahan Mei 2020.
Tidak seluruh tenaga medis mendapatkan insentif, khusus yang turut serta dalam menangani pasien covid-19. Untuk nominal yang diterima juga berbeda-beda.
"Artinya berapa kali dia visit, berapa kali memeriksa pasien, berapa kali dia di laboratorium, jadi tidak semua nakes (tenaga kesehatan)," kata Juru Bicara Satgas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kukar Martina Yulianti, saat ditemui di RSUD AM Parikesit, Kamis (2/7/2020).
Baca Juga
Sebanyak 13 Tenaga Kesehatan di Tarakan yang Terinfeksi Virus Corona Dirawat di Dua Rumah Sakit
Tenaga Kesehatan yang Terpapar Corona di Kaltara Jadi 14, Hari Ini Bertambah 4 Orang di Tarakan
Seorang Tenaga Kesehatan Terpapar Virus Corona, Pelayanan di Puskesmas Tanjung Selor Dibatasi
Selain tenaga kesehatan di RSUD AM Parikesit, penerima lainnya ialah yang bertugas di wisma atlet Tenggarong Seberang, dan Puskesmas yang tersebar di kecamatan.
Di Puskesmas, besaran insentif diberikan sesuai dengan jumlah pasien yang ditangani, baik itu yang berstatus ODP, PDP, dan OTG.
Terbesar penerima insentif ialah dokter spesialis, berkisar Rp 9 juta per bulan dan nominal terendah ialah perawat di Puskesmas sebesar Rp 400 ribu per bulan.
Martina menjelaskan, pemerintah pusat sangat selektif dalam proses penyaluran insentif tenaga kesehatan.
"Dan pada prinsipnya tidak boleh terjadi tumpang tindih, tidak boleh mendapat dari (insentif) dari APBD, kemudian dapat juga dari pusat," kata Martina.
Sebagai informasi, tenaga kesehatan masih akan mendapatkan insentif untuk Juni 2020.
"Jumlahnya tetap sesuai dengan kinerja, jika kasus covid-19 terus berkurang, maka jumlah yang diterima juga akan lebih sedikit dibandingkan bulan sebelumnya," kata Yulianti. (*)
Baca Juga
22 Tenaga Kesehatan Terpapar Corona di Kaltara Akibat Transmisi Lokal, 9 Orang Telah Sembuh
Kabar Baik, Tenaga Kesehatan di Bulungan Kaltara Terpapar Corona Telah Sembuh, tetap Isolasi Mandiri
Kabar Baik, Tenaga Kesehatan di Bulungan yang Terpapar Corona Sembuh, Diminta Tetap Isolasi Mandiri