Breaking News:

PPDB 2020

PPDB Online di Paser Masih Terkendala Sinyal Internet, Namun Jenjang SD dan SMP Berjalan Baik

PPDB online di Kabupaten Paser sudah berjalan empat hari. Meski masih terdkendala sinyal internet dan kemampuan orangtua, proses PPDB berjalan baik.

TRIBUNKALTIM.CO, SARASSANI
Baliho SMP Negeri 2 Tanah Grogot yang menjelaskan mekanisme pendaftaran PPDB Online sesuai Perbup 62/2020, Kamis (2/7/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – PPDB online di Kabupaten Paser sudah berjalan empat hari. Meski masih terdkendala sinyal internet dan kemampuan orangtua, proses PPDB jenjang SD dan SMP masih berjalan baik.

Hal ini seperti disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud ) Kabupaten Paser Murhariyanto, Kamis (2/7/2020). “PPDB online kita ada dua pola, yang pertama orangtua mendaftarkan anaknya secara langsung melalui http://ppdbpaser.com,” kata Murhariyanto.

Pola yang kedua, lanjut Murhariyanto, petugas sekolah yang mengonlinekan ke http://ppdbpaser.com. “Formulir pendaftaran bisa didownload disitu, kemudian diisi secara manual, kemudian discan dan dikirim ke petugas sekolah, biar sekolah yang mengonlinekannya,” ucapnya.

Kepala SMP Negeri 2 Tanah Grogot Jauhari membenarkan kendala tersebut, sehingga pihaknya mencantumkan nomor kontak petugas sekolah yang memandu orangtua/wali yang menemui kesulitan dalam mendaftar secara online.

“Meski gangguan jaringan, orangtua/wali masih bisa mendaftarkan anaknya dengan pola kedua. Selesai formulir pendaftaran didownload dan diisi, kemudian discan dan kirim via WhatsApp bersama berkas yang disyaratkan, nanti kami yang mengonlinekan ke http://ppdbpaser.com,” kata Jauhari.

Baca juga; Wisata Pulau Kumala di Kukar Buka Pekan Depan, Pengunjung Luar Kaltim Wajib Bawa Hasil Rapid Test

Baca juga; Seleksi Penerimaan Polri Tahun 2020 Disusun Lagi, Biro SDM Polda Kaltim Mulai Ambil Sumpah

Dalam PPDB online, kata Jauhari, http://ppdbpaser.com adalah satu-satunya pintu masuk bagi ribuan orangtua/wali yang ingin mendaftarkan anaknya sekolah. Karena pesertanya ribuan, sedangkan pintunya hanya satu, sehingga diperlukan kesabaran dan ketekunan dalam pelaksanaannya.

Terlebih lagi pemberlakuan 50 persen untuk jalur zonasi. Dengan PPDB secara online memungkinkan setiap orang mendaftar di sekitar sekolah agar masuk zonasi, padahal Kertu Keluarga (KK) si pendaftar beralamat jauh dari lingkungan sekolah.

Baca juga; Laudya Cynthia Bella Cerai, Raffi Ahmad Bilang Kalau Ada Apa-apa Telpon Aja, Begini Reaksi Nagita

“Kemarin ada calon peserta didik yang mendaftar secara online, dia mendaftar di depan gang samping SMPN 2, ternyata KK-nya beralamat di Desa A. Karena ada sekolah yang lebih dekat, kami telepon lah yang bersangkutan agar cabut berkas di SMPN 2, sebelum berkas pendaftaran divalidasi,” ucapnya.

Modus yang sama disampaikan Kepala SDN 035 Tanah Grogot Utuh Mahni. Menurutnya, ada orangtua calon peserta didik yang mendaftarkan anaknya ke SDN 035 yang berlokasi di Desa Senaken Kecamatan Tanah Grogot, tapi KK yang bersangkutan beralamat di Kecamatan Kuaro.

“Jadi sebagai panitia pelaksana PPDB SDN 035, kami berpegang pada Peraturan Bupati (Perbup) 62/2020 tentang Petunjuk Teknis PPDB PAUD, SD dan SMP tahun ajaran 2020/2021,” kata Utuh Mahni menambahkan.

Penulis: Sarassani
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved