Tolak RUU HIP di Balikpapan

Satu SSK Brimob Kaltim dan Aparat TNI Kawal Demo Tolak RUU HIP di Gedung DPRD Balikpapan

Sebanyak 1 SSK personel Brimob dari Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim dipimpin Iptu Syahrial dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi massa yan

Penulis: Zainul |
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Satu SSK Anggota Brimob Polda Kaltim dibantu sejumlah aparat terkait lainnya mengawal jalannya unjuk rasa di kantor DPRD kota Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Sebanyak satu SSK personel Brimob dari Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim dipimpin Iptu Syahrial dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi massa yang menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD Balikpapan, Minggu (5/7/2020).

Ribuan massa di kota Balikpapan ini menyampaikan aspirasi dan menolak rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang saat ini tengah digodok di DPR RI pusat.

Unjuk rasa menolak RUU HIP digelar oleh sejumlah organisasi masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti-Komunis (Anak NKRI).

Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol John Huntal Sarjananto Sitanggang mengatakan pihaknya mengawal aksi massa itu sampai dengan selesai.

Dia juga mengingatkan agar para peserta demo mematuhi protokol kesehatan mengingat kasus pasien terkonfirmasi positif Virus Corona ( covid-19 ) di kota Balikpapan terus bertambah setiap harinya.

Baca juga: Begini Sosok Mbak Dita, Tersangka Pemberi Suap Bupati Kutim Ismunandar & Istri, Ada THR Rp 100 Juta

Baca juga: Prediksi Menteri yang tak Kena Reshuffle, Ada Erick Thohir, Retno Marsudi, Bagaimana dengan Prabowo?

"Kita imbau untuk social distancing. Karena kan ini masih pandemi covid-19," kata Kombes Pol John Huntal Sarjananto Sitanggang

Dari pantauan TribunKaltim.co, sejumlah aparat gabungan juga dari Polresta Balikpapapan, Satpol PP, TNI sudah disiagakan untuk mengawal aksi.

Setidaknya terdapat alutsista PHH Brimob juga disiapkan dan sudah disusun rapi termasuk armada water Canon AWC.

"Ya benar, di Gedung DPRD Kota Balikpapan aksi unjuk rasa dilaksanakan," katanya.

Baca juga: Bupati Ismunandar dan Istri Ditangkap KPK, Wabup PPU Hamdam: Saya Merasakan Kegelisahan Warga Kutim

Baca juga: Bupati Kutim Ismunandar Ditahan KPK, Wabup Kasmidi Bulang Akui tak Berani Lihat Siaran Televisi

Peserta demo juga menggunakan armada truk dengan alat sound system pengeras suara sambil membawa atribut.

Mereka tampak antusias menyampaikan aspirasi dan menolak keras terhadap RUU RIP.

Para peserta demo ini juga melakukan konvoi kendaraan sebagai bentuk penolakan terhadap RUU HIP yang dinilai ngawur. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved