Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

PAD Kubar 2021 Diproyeksikan Turun Jadi Rp 114 Miliar, Pj Sekda: Perlu Strategi-Sinergi Tingkatkan

meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa pandemi covid-19 ini merupakan tantangan besar bagi daerah.

HUMASKAB KUBAR
PERLU STRATEGI - Penjabat Sekda Kubar Achmad Sofyan pada rapat evaluasi kegiatan optimalisasi dan intensifikasi penerimaan PAD di ruang rapat koordinasi Lantai III Setkab Kubar, Selasa (7/7/2020). Ia meminta aparat terkait perlu membuat strategi dan sinergi guna meningkatkan PAD di tengah pandemik Covid-19 ini. 

SENDAWAR- Penjabat (Pj) Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kubar Achmad Sofyan mengatakan, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa pandemi covid-19 ini merupakan tantangan besar bagi daerah.

Untuk itu perlu strategi dan sinergi untuk bersama-sama berupaya meningkatkan PAD Kubar, kata Achmad Sofyan, pada rapat evaluasi kegiatan optimalisasi dan intensifikasi penerimaan PAD dan pengelolaan serta pemanfaatan sumber daya alam di Kubar, di ruang rapat koordinasi Lantai III Setkab Kubar, Selasa (7/7).

“Kita sudah melakukan proyeksi pendapatan di tengah tahun 2020 ini, memang ada penurunan. Tentu saja berkaitan dengan pajak-pajak hotel, salah satu sumber PAD dan retribusi yang berdampak pada PAD. Kita juga melihat penurunan merupakan proyeksi, sehingga perlu mengevaluasi kembali seberapa jauh penurunan itu,” ujar Achmad Sofyan.

Untuk 2021 mendatang, diproyeksikan PAD Kubar turun dari semula sekitar Rp 130 miliar menjadi Rp 114 miliar. Hal ini terkait proyeksi yang disampaikan oleh Bapenda sesuai dengan kondisi pandemi Covid-19.

Achmad Sofyan berharap PAD Kubar selalu meningkat setiap tahunnya. Dengan keberadaan tim terpadu yang sudah melakukan kegiatan ke lapangan, tentu saja ada perusahaan-perusahaan yang memiliki kewajiban pajak yang harus disetor ke daerah. Selama ini mungkin tidak bisa secara optimal.

Tetapi dengan keberadaan tim tersebut melakukan sosialisasi dan memberikan informasi, tentu bisa direspons oleh perusahaan sehingga tunggakan-tunggakan mereka segera dibayar.

“Ini merupakan nilai tambah untuk tim tersebut. Jadi, dilakukan rapat evaluasi ini dalam rangka menyusun langkah-langkah yang mungkin bisa efisien dan efektif, bagaimana tim itu bisa betul-betul terpadu melakukan kegiatan di lapangan sehingga sasaran bisa dimonitor dan nilainya bertambah setiap tahun,” kata Achmad Sofyan.

Pemkab juga meminta semua perangkat daerah (PD) melakukan evaluasi sesuai dengan tupoksinya, serta menyusun langkah-langkah kedepannya secara terukur.(advertorial/hms6/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved