Virus Corona di Berau
UPDATE Virus Corona di Berau, Sempat Dirawat 5 Hari, Kini Satu Pasien Positif Covid-19 Meninggal
Kabar duka datang dari pasien Corona atau covid-19 di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, sekitar pukul 16.19 Wita pasien dengan kode Berau 45
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Kabar duka datang dari pasien Corona atau covid-19 di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, sekitar pukul 16.19 Wita pasien dengan kode Berau 45 meninggal dunia.
Hal itu dikatakan Bupati Muharram yang juga ketua gugus tugas Covid-19 Kabupaten Berau saat menggelar press release di rumah jabatannya Jl Cendana, Kecamatan Tanjung Redeb Berau, Sabtu (11/7/2020).
Muharram menyebutkan selama menjalani perawatan kondisi kesehatan pasien terus menurun, meski tim gugus tugas Covid-19 telah berupaya untuk menyembuhkan pasien.
"Setelah dirawat lima hari sejak 6 Juli pasien dengan kode Berau 45 tuan JS (49) meninggal dunia di RSUD Abdul Rivai hari ini sekitar pukul 16.19 Wita," kata Bupati Muharram.
Baca Juga: Terima 18 Hasil Swab, Skrining Satu Pedagang Pasar Pandasari Balikpapan Positif Covid-19
Baca Juga: Hasil Swab Pedagang di Pandansari Positif Covid-19, Walikota Balikpapan Bimbang Tutup Pasar
"Selama menjalani perawatan kondisi pasien terus mengalami penurunan dan meninggal dunia, tim Covid-19 telah berusaha dangan maksimal untuk menyembuhkan pasien namun karena pneumonia berat yang disebabkan Corona virus yang hampir menyerang seluruh paru-paru sehingga pasien meninggal dunia," jelasnya.
Muharram mengungkapkan kasus kematian karena Covid-19 merupakan kasus perdana terjadi di Bumi Batiwakkal.
Selain kasus meninggal dunia, ketua Gugus Tugas Berau itu juga menyampaikan berdasarkan hasil PCR, isteri Berau 45 juga positif Covid-19 yakni perempuan berinisial RIA (47).
Saat ini tracking terus dilakukan terhadap kontak erat dengan keluarga Berau 45 sehingga terus bertambah dan kontak.
Baca Juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Bungkil Sawit Asal Kalimantan Timur Kini Mendunia
Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru Kala Pandemi Covid-19, Kemenag Paser Sebut Ponpes Trubus Iman Bisa Ditiru
"Dari orang yang berhasil dilacak dilakukan swab dan karantina selama 14 hari diantaranya yang merupakan PDP berinisial LJFK (19) dan ODP EL (38) diperoleh hasil TCM negatif," jelasnya.
Bupati Berau itupun menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dengan tetap menerapkan phisical distancing dan protokol kesehatan denga disiplin.
"Karena saat ini masih terdapat potensi resiko penularan di masyarakat," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/berau-saat-tgelar.jpg)