Kamis, 23 April 2026

Mengenal Agus Hariyono Ketua TSR PMI Balikpapan, Dilepas di Hutan Mengambil Pelajaran

“Innalillahi wa innalillahi rojiun.” Inilah yang menjadi kalimat pembuka Agus Hariyono, Ketua TSR PMI Balikpapan

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
Agus Hariyono, terpilih menjadi Ketua TSR PMI Balikpapan di gedung PMI Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu 12 Juli 2020. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – “Innalillahi wa innalillahi rojiun.” Inilah yang menjadi kalimat pembuka Agus Hariyono, Ketua TSR PMI Balikpapan yang terpilih saat memberikan pidato kesukarelawanan di gedung PMI Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu 12 Juli 2020.

Musyawarah kota Tenaga Sukarelawan atau TSR PMI Balikpapan memutuskan, sosok Agus Hariyono didapuk jadi ketua lagi untuk periode 2020 hingga tiga tahun mendatang.

Saat berhadapan dengan para anggota dan pengurus TSR PMI Balikpapan, Agus Hariyono ungkapkan, dirinya bangga masih bisa bersama-sama di TSR PMI Balikpapan untuk mewujudkan visi misi gerakan kemanusiaan di Kota Balikpapan.  

Kata Agus Hariyono, tidak penting dirinya berposisi sebagai ketua atau tidak. Hal paling penting bagi dirinya adalah, adanya kebanggan masih bisa gunakan lambang PMI Balikpapan di dada, masih bisa diberi kesempatan untuk sama-sama bergerak dalam dunia sukarelawan di PMI Balikpapan.  

Baca Juga: Mall di Balikpapan Dilematis Selama New Normal, Ketua APPBI Kaltim: Ramai Khawatir, Sepi Khawatir

Sepak terjang Agus Hariyono di bidang organisasi sosial PMI Balikpapan bukan dibilang seumuran jagung, sosok pria kelahiran Bayuwangi ini telah makan asam garam di PMI Balikpapan, Kalimantan Timur Seingat dia, mulai berkecimpung di PMI Balikpapan, sekitar tahun 1988.

Niat masuk ke PMI Balikpapan saat itu lantaran dorongan dari diri sendiri, sudah ada niat yang besar mau mewakafkan diri di PMI Balikpapan.

“Terdorong untuk bisa ikut membantu orang lain yang lagi kesusahan. Sudah niat, kemauan sendiri masuk ke PMI Balikpapan kala itu. Sudah ikhlas, gabung di PMI Balikpapan,” ujarnya.

Baca Juga: BREAKING NEWS Miliki Komorbid Jantung, Satu Pasien Covid-19 di Balikpapan Meninggal Dunia

Seingat dia, hal paling berkesan saat mengikuti kegiatan PMI Balikpapan waktu itu, saat dilibatkan dalam kegiatan semacam pelatihan. Dilepas di sebuah hutan kota yang ada di daerah Telagasari Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Selama di hutan, tanpa panduan, berhari-hari di dalam hutan, mencari solusi sendiri bersama tim untuk bisa bertahan di lingkungan hutan. Namun dari semua ini, ada pelajaran yang didapat oleh Agus Hariyono.  

“Mengajarkan kita apa itu arti tangguh, hidup mandiri dan keberanian,” ujar pria yang memiliki hobi membaca ini.

Satu hal yang dirasakan Agus Hariyono, selama beberapa tahun bergabung di PMI Balikpapan ada kebahagiaan tersendiri.

Segudang manfaat diperoleh Agus Hariyono. Seperti halnya, memiliki banyak kawan, sahabat, banyak kenalan dengan orang dari berbagai daerah, mengetahui kondisi masyarakat yang sesungguhnya di lapangan. Tantangan terbesar di TSR PMI Balikpapan ialah saat membagi waktu.

Kerena mereka yang aktif di TSR PMI Balikpapan, rata-rata memiliki pekerjaan utama, organisasi PMI Balikpapan hanya sebagai wadah gerakan sosial.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved