Ibu Kota Negara
Sambut Ibu Kota Negara di Kalimantan, Working Space Muncul di Balikpapan, Hadapi Pandemi Corona
Collaborative Working Space (Co-Working Space) muncul didasari karena kebutuhan publik. Di mana para pekerja membutuhkan ruang di luar kantor
Penulis: Heriani AM | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Collaborative Working Space (Co-Working Space) muncul didasari karena kebutuhan publik. Di mana para pekerja membutuhkan ruang di luar kantor.
Apalagi bagi mereka pebisnis yang tidak perlu membutuhkan kantor yang besar.
Seperti pelaku start-up, atau pebisnis lain yang membutuhkan suasana baru. Utamanya mereka yang membutuhkan atempat dan relasi.
Mulai dari pameran sneakers, band, dan lain-lain pun ikut terfasilitasi. Peluang tersebut juga rupanya terlihat di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur.
Baca Juga: Pernah Dapat Asimilasi, Narapidana Bertato Mencuri Lagi di Balikpapan, Polisi Bongkar 11 Lokasi
Baca Juga: Berkaca pada OTT Bupati Kutim Ismunandar, Wagub Kaltim Ingatkan Petahana tak Pakai Fasilitas Negara
Menjadi yang pertama dan terlengkap, Suave atau Sudirman A Venue merupakan peraduan kaum urban dewasa ini.
Beralamat di Jalan Jendral Sudirman No 43, RT 11, Pasar Baru, Balikpapan Kota, Co Working Space yang berdiri sejak Februari 2020 lalu ini bisa menampung lebih dari 100 orang.
Public Relations Suave Balikpapan Elsa Pasaribu menyebut, konsep ruangan yang ditawarkan adalah ruangan semi terbuka.

Dilengkapi nuansa hijau yang asri dan ruang kaca di desain lebar nan kece. Rancangan ini dinilai mampu menstimulasi daya pikir dan memudahkan interaksi.
"Inisiatif Co Working Space sudah diinisiasi sejak akhir tahun lalu, dimana ada investor kita dari Jakarta, melihat potensi Kota Balikpapan. Utamanya dengan mempertimbangkan pemindahan Ibu Kota Negara di Penajam Paser Utara," ujarnya, Selasa (14/7/2020).
Baca Juga: Terima 18 Hasil Swab, Skrining Satu Pedagang Pasar Pandasari Balikpapan Positif Covid-19
Baca Juga: Hasil Swab Pedagang di Pandansari Positif Covid-19, Walikota Balikpapan Bimbang Tutup Pasar
Sejatinya, Co Working Space sudah ada dan berkembang sejak 5 tahun lalu. Pertama kali berkembang di negara maju di Amerika, Eropa dan Asia.
Elsa melanjutkan, di Balikpapan, khususnya di Suave dituju pekerja lepas uang belum memiliki kantor tetap, atau mereka yang menginginkan suasana baru, pun yang ketagihan menggunakan fasilitas yang ada. Kesempatan bertemu relasi pun semakin bertambah lebar.