Update Stok Darah di PMI Samarinda Menipis, Donor Pengganti Tetap Diberlakukan
Stok darah di Unit Donor Darah atau UDD PMI Samarinda masih kurang. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian Pengelolaan UDD PMI Samarinda dr Nurul
Penulis: Nevrianto | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Stok darah di Unit Donor Darah atau UDD PMI Samarinda masih kurang. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian Pengelolaan UDD PMI Samarinda dr Nurul Hidayati kepada TribunKaltim, Rabu (22/7/2020).
Berikut Informasi stok darah UDD PMI Kota Samarinda, Rabu 22 Juli 2020, jam 09.00 Wita.
1. UDD PMI Kota Samarinda
1. UDD PMI Kota Samarinda
1. WB/ Darah lengkap
Gol A = 2 kantong
Gol B = 1 kantong
Gol O = 2 kantong
Gol AB = 2 kantong
------------------------------------
Jumlah = 7 kantong
2. PRC/darah merah pekat
Gol A = 70 kantong
Gol B = 40 kantong
Gol O = 6 0 kantong
Gol AB =10 kantong
--------------------------------------
Jumlah = 180 kantong
3. TC / Trombosit concentrat
Gol A = 1 kantong
Gol B = 2 kantong
Gol O = 1 kantong
Gol AB = 1 kantong
----------------------------------------
Jumlah = 5 Kantong
Sumber informasi dari bagian penyimpanan UDD PMI Kota Samarinda, Stok darah sewaktu-waktu dapat berubah
Baca juga; Update Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Samarinda Kekurangan Stok Darah
Baca juga; Sambut Hari Bakti Ke-73 TNI AU Tahun 2020, Lanud Dhomber Balikpapan Gelar Bakti Sosial Donor Darah
Kepala Bagian Pengelolaan UDD PMI Samarinda, dr Nurul Hidayati , Rabu (22/7/2020) mengatakan untuk membantu keperluan darah bagi sesama, UDD PMI Samarinda bekerjasama dengan pihak terkait memyelenggarakan donor darah Kamis (23 /7/ 2020 ) pukul 09.00 -13.00 di gudang Alfamidi, Jalan Pangeran Suryanata Kelurahan Air Putih Samarinda.
Target 50 pendonor. Kemudian Minggu, (26/7/2020) dilaksanakan donor darah di Desa Gas Alam, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara mulai pukul 09.00-13 WITA, target 50 pendonor.
"Stok darah di PMI masih kurang, donor pengganti tetap diberlakukan, tapi tidak semua karena masih tetap kita bantu juga. Misalnya perlu dua kantong kita bantu satu, keluarga pasien cari satu donor pengganti," jelas Nurul.
(nev)