Ibu Kota Negara
Dukung Penyiapan Ibu Kota Negara, Pushidrorsal Lakukan Opsurta di Teluk Balikpapan dan Teritip
Tim Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL ( Pushidrosal ) menggelar Operasi Survei dan Pemetaan ( Opssurta) hidro-oseanografi di Perairan Balikpapan
Penulis: Zainul | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Guna mendukung rencana penyiapan Ibu Kota Negara Republik Indonesia di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Tim Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL ( Pushidrosal ) menggelar Operasi Survei dan Pemetaan ( Opssurta ) hidro-oseanografi di Perairan Balikpapan dan perairan Teritip di Kalimantan Timur, Kamis (23/7/2020).
Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL atau Kapushidrosal Laksamana Muda Harjo Susmoro mengatakan survei yang dilakukan di perairan Balikpapan dan Teritip Kaltim sebagai bentuk tanggung jawab Pushidrosal terhadap ketersediaan data hidro – oseanografi, peta khusus Angkatan Laut di lokasi rencana pangkalan TNI AL, dan peningkatan Faslabuh di perairan IKN Kaltim, serta menjamin keselamatan bernavigasi di laut, dalam bentuk Peta Laut Indonesia ( PLI ) maupun publikasi Nautika.
Berdasarkan informasi dari data Automatic Identification System (AIS), diketahui bahwa perairan Alur Pelayaran Balikpapan merupakan alur yang sangat padat serta terdapat fasilitas migas didalamnya,
sehingga hal itu menuntut adanya ketersediaan PLI dan publikasi nautika yang mutakhir dan up to date.
“Saat ini Balikpapan sedang dipersiapkan sebagai gerbang utama menuju Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia yang baru, sehingga menjadikan daerah ini sebagai salah satu kota penyangga untuk mendukung rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara” kata Kapushidrosal.
Baca juga; Tatap Ibu Kota Negara di Kalimantan, Plaza Balikpapan Bakal Lahirkan Produk SOHO, Tahap Awal 44 Unit
Baca juga; Sambut Ibu Kota Negara di Kalimantan, Working Space Muncul di Balikpapan, Hadapi Pandemi Corona
Lebih lanjut ia menuturkan sebagai tindak lanjut dari rencana pemerintah terkait IKN, maka Pushidrosal turut serta mendukung program pemerintah,
TNI dan TNI AL dengan melaksanakan Survei dan Pemetaan Hidro-Oseanografi di Perairan Balikpapan dan perairan Teritip guna up-date data alur pelayaran dan publikasi nautika untuk mendukung dan menjamin keselamatan dalam bernavigasi dan kegiatan kepelabuhanan di perairan Alur Balikpapan serta pengembangan fasilitas TNI AL melalui gelar Operasi survei dan pemetaan yang dilakukan oleh 2 Unit Tugas Survei Pushidrosal.
Unit Tugas Survei yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Buyung Kurniawan, S.T., M.T. bersama team melaksanakan kegiatan Survei dan Pemetaan di Perairan Balikpapan yang meliputi alur masuk pelabuhan Semayang di Teluk Balikpapan hingga Teluk Waru,
Pulau Balang dan Sabut, seperti yang tergambar dalam Peta Laut Indonesia (PLI) Nomor 130 dan PLI Nomor 157 berdasarkan sumber data survei pada Perairan Balikpapan yang dilaksanakan pada tahun 2017.
Kemudian Unit Tugas Survei yang dipimpin oleh Mayor Laut (P) Yohanis Kalambo, S.T. bersama team survei melaksanakan kegiatan Survei dan Pemetaan di Perairan Teritip Kalimantan Timur yang meliputi meliputi pesisir Teritip guna mendukung pengembangan pangkalan TNI AL dengan sumber data survei pada perairan Teritip yaitu survey Kaltim tahun 1979.
Baca juga; Mabes TNI AU Survei Lokasi untuk Bangun Bandara Besar di Ibu Kota Negara
Baca juga; Dibanding Tol Balsam, Wagub Kaltim Sebut Bangun Jalan Tol ke Area Ibu Kota Negara Bisa Lebih Cepat
Penyiapan data hidro-oseanografi yang dimulai dari proses akuisisi data survei di lapangan, pengolahan data, hingga penyiapan peta yang bertujuan guna mendukung penyiapan ibukota negara dan rencana pengembangan fasilitas labuh VVIP Kepresidenan di kawasan perairan Kaltim.