Pilkada Samarinda
Petugas PPDP KPU Samarinda Turut Mendata Warga Positif Covid-19
Proses pencocokan dan penelitian (coklit) berjalan hampir sepekan. Para petugas pemutakhiran data pemilih ( PPDP ) pun menjalankan tugasnya
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Proses pencocokan dan penelitian (coklit) berjalan hampir sepekan. Para petugas pemutakhiran data pemilih ( PPDP ) pun menjalankan tugasnya sampai tanggal 13 Agustus mendatang.
Mereka pun datang rumah warga untuk mendata warga yang masuk kedalam daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4).
Setelah itu KPU mengolah daftar pemilih tetap (DPT) untuk melihat potensi masyarakat yang dapat berpatisipasi di pemilu presiden 2019 kemarin.
Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat mengatakan DPT yang ada di Samarinda sekitar 586 ribu lebih.
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Kutim, Pelaku Perjalanan Menambah Jumlah Pasien Positif Covid-19
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, 9 Pasien Dinyatakan Sembuh, Positif Baru Meluas ke Sektor ESDM
Dalam coklit tersebut bisa saja DPT berkurang. Kemungkinan DPT berkurang disebabkan beberapa faktor.
"Kesalahan pendataan Ada ternyata saat ditemui ternyata dibawah umur. Di data dp4 terdaftar pemilih. Bisa juga ada yang meninggal dunia," kata Firman Hidayat kepada TribunKaltim.co pada Jumat (24/7/2020).
Selain itu, proses coklit itu tidak hanya datang ke rumah-rumah saja, petugas coklit nantinya akan mendatangi rumah sakit yang ada di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Baca Juga: BREAKING NEWS Miliki Komorbid Jantung, Satu Pasien Covid-19 di Balikpapan Meninggal Dunia
Bahkan pihaknya juga akan mendata pasien positif covid-19 di rumah sakit.
"Kita datang ke rumah sakit untuk mendata khususnya yang positif. Kita datang pakai APD," ucap Firman Hidayat.
( TribunKaltim.co )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ketua-kpu-samarinda-firman-hidayat-mengatakan.jpg)