Rabu, 15 April 2026

Pilkada Balikpapan

Thohari Aziz Resmi Digandeng Rahmad Masud di Pilkada Balikpapan, Target Kemenangan 100 Persen

Politisi PDIP Balikpapan Thohari Aziz akhirnya resmi berdampingan dengan Rahmad Masud untuk maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Balikpapa

Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Ketua DPD PDIP Provinsi Kalimantan Timur, Safaruddin saat menyerahkan surat rekomendasi kepada pasangan Rahmad Mas'ud - Thohari Aziz untuk Pilkada Balikpapan 2020. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Politisi PDIP Balikpapan Thohari Aziz akhirnya resmi berdampingan dengan Rahmad Masud untuk maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Balikpapan periode 2020-2025.

Hal itu ditandai dengan keluarnya surat rekomendasi dari DPP yang diserahkan secara langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kaltim, Safaruddin saat kegiatan Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) yang berlangsung di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Minggu (2/7/2020).

Seiring keluarnya surat rekomendasi (Rekom) itu, Partai berlogo Banteng itu langsung ditarget memenangkan pertarungan demokrasi Pilkada Balikpapan yang rencananya mulai bergulir pada Desember nanti.

Bahkan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Timur, Safaruddin menegaskan pada Pilkada nanti wajib memperoleh kemenangan 100 persen.

Baca Juga:Sholat Idul Adha di Stadion Rondong Demang, Bupati Edi Damansyah Imbau Sukseskan Pilkada 9 Desember

Baca Juga:Reaksi Gibran saat Tahu PKS Dekati Achmad Purnomo dan Cucu Pakubuwono XII untuk Pilkada Solo

"Kalau gak ada pasangan lain nggak 100 persen dong, kalau kotak kosong kan 100 persen target untuk menang. Kotak kosong kan gak bisa bicara kalaupun ada pasangan lain kita siap saja nanti," katanya

Dalam Rakercabsus yang juga turut dihadiri Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Balikpapan KH Muhammad Mukhlasin ini, Mantan Kapolda Kaltim itu juga mengklaim bahwa PDI Perjuangan telah teruji dalam setiap momen pemilihan umum

"Dulu punya kursi 6, sekarang 8 kursi di DPRD Balikpapan. Jangan sampai Pilkada nanti dipermalukan dengan kotak kosong," ujarnya.

Mantan Jenderal Polisi berpangkat dua bintang di pundaknya itu juga menegaskan ada sanksi tegas bagi kader PDIP jika pada Pilkada tahun ini justru kalah melawan pasangan lain.

Sanksi tegas yang dijanjikan itu adalah berupa Pergantian Antar Waktu (PAW).

"Saya minta betul-betul dipetakan. Harus bertanggung jawab di daerah pemilihan masing-masing. Kalau tidak mau menjalankan perintah partai, saya PAW. Tidak susah, tinggal tanda tangan," tegasnya.

Sementara itu, terpisah dari Ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan Thohari Azia menanggapi wajar target yang sangat tinggi. Mesin partai berhaluan nasionalis itu telah terbentuk hingga tingkat Anak Ranting.

"Artinya untuk menggerakkan pemilih, ya mesin kami sudah ada sampai tingkat RT. Kami akan berjuang habis-habisan," katanya

Disinggung mengenai hal apa saja yang telah dipersiapkan oleh pihaknya saat menyambut pemilihan nanti.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved