Jumat, 24 April 2026

Kasus Ledakan Tabung Sabun yang Tewaskan Karyawan di Samarinda, Polisi Masih Dalami Unsur Pidananya

Kepolisian dari Polsek Sungai Pinang masih mendalami kasus meledaknya tabung sabun di tempat pencucian kendaraan yang terjadi pada Senin (10/8/2020) s

TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Personel kepolisian beserta relawan Inafis Polresta Samarinda berada di lokasi ledakan tabung sabun di Pencucian Mobil Sulawesi, Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin(10/8/2020). Akibat ledakan tabung sabun seorang pekerja tewas dengan kondisi mengenaskan tangan kanan putus. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Kepolisian dari Polsek Sungai Pinang masih mendalami kasus meledaknya tabung sabun di tempat pencucian kendaraan yang terjadi pada Senin (10/8/2020) siang kemarin.

Sejumlah saksi masih terus dilakukan pemeriksaan, di antaranya rekan-rekan korban sesama karyawan, termasuk pemilik usaha pencucian kendaraan tersebut.

Dan, hingga saat ini kepolisian belum dapat menyimpulkan hasil akhir dari kejadian yang menyebabkan satu korban jiwa tewas.

"Semua saksi kami periksa, termasuk pemilik pencucian mobil Sulawesi," ucap Kapolsek Sungai Pinang, AKP Rengga Puspo Saputro, Selasa (11/8/2020).

Ditanya apakah ada unsur kelalaian dari kejadian tersebut, AKP Rengga Puspo Saputro mengaku pihaknya akan terlebih dahulu melakukan gelar perkara sebelum membeberkan hasil pemeriksaan.

"Kami belum berani mengindikasikan adanya kelalaian, nantinya kami lakukan gelar perkara terlebih dahulu untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana," tuturnya.

Baca juga: Agen Perjalanan Wisata Balikpapan Masih Mati Suri, New Normal Belum Beri Efek

Baca juga: Nasib Prabowo Andai Tak Nyapres Lagi? Tokoh PKS & PA 212 Rupanya Punya Usul, Cocoknya jadi Sosok Ini

Terkait dengan tabung sabun yang meledak baru atau tidak, dia menilai hal itu juga masih dalam pemeriksaan pihaknya.

"Itu juga masih kami periksa. Kami juga memberikan waktu kepada pemilik usaha untuk menyantuni karyawannya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kejadian ledakan tabung sabun jenis snow wash itu terjadi sekitar pukul 11.30 Wita, Senin (10/8/2020) siang kemarin. Ledakan dipastikan berasal dari tabung sabun yang digunakan untuk mencuci kendaraan.

Akibat kejadian itu, satu orang korban tewas dengan kondisi tangan kanan terlepas dari tubuh. Sesaat setelah kejadian, korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak terselamatkan.

Korban atas nama Chandra Febri Ramadhan (25) merupakan salah satu karyawan di tempat pencucian kendaraan tersebut.

Korban terpental sekitar 5 meter, sedangkan tangan kanannya terlempar hingga tengah jalan dengan jarak sekitar 20 meter. Di sekitar lokasi kejadian, tampak darah korban berceceran. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved