Virus Corona di Balikpapan
Masih Terus Digodok, Perwali Denda tak Pakai Masker di Balikpapan Dibahas Lagi Dalam Dua Hari
Peningkatan kasus signifikan di Kalimantan Timur saat ini terjadi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, salah satu pintu masuk utama ke Kaltim
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Peningkatan kasus signifikan di Kalimantan Timur saat ini terjadi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, salah satu pintu masuk utama ke Kalimantan Timur.
Dalam peta risiko, Kota Balikpapan saat ini tercatat sebagai zona merah atau memiliki risiko kenaikan kasus tinggi.
Padahal, pada bulan Juli Balikpapan sempat tercatat sebagai zona oranye atau memiliki risiko kenaikan kasus sedang.
Sebagai informasi, kasus di Balikpapan meningkat sejak munculnya kluster pasar dan kluster perkantoran di akhir Juli.
• Update Covid-19 di PPU, Selasa (11/8/2020), Ada Satu Kasus Positif Corona dan 22 Suspek
• Polisi Pulangkan Pengunjung di Citra Niaga Samarinda yang tak Gunakan Masker
• Sumbang 74 Persen Kasus, Jokowi Instruksikan BNPB Fokus Tangani Virus Corona di 8 Provinsi Ini
Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, saat ini aparatur sipil negara (ASN) di Balikpapan juga ada yang terpapar covid-19.
”Kantor pemerintahan ada yang terpapar. Dinas Perhubungan, Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang itu yang kita karantina area karena ada terkonfirmasi positif," katanya, Selasa (11/8/2020).
Dengan adanya kasus itu, maka enam kantor organisasi perangkat daerah di Balikpapan Kalimantan Timur ditutup sementara.
Antara lain Dinas Ketenagakerjaan, Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan daerah.
Selain itu, Kantor Dinas Perhubungan, kantor Sekretariat Daerah di kompleks Kantor Wali Kota Balikpapan, serta Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang juga ditutup sementara.
• Kabar Duka, Tertular Virus Corona, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani Meninggal Dunia
• Lagi, 2 Warga Kalimantan Utara Positif Corona, Miliki Riwayat Perjalanan dari Sumatera Selatan
• UPDATE Virus Corona di Kukar, Dinas Pertanian jadi Kluster Baru, Sudah Ada Beberapa yang Didata
"Pelayanan masih tetap berjalan, meski sebagian tutup tapi kita tetap bekerja dari rumah," ujar Rizal.
"Kita juga langsung tindak lanjuti semua pegawai yang ada di lingkungan itu dengan swab," sambungnya.
Rizal mengatakan, peningkatan pengawasan di tempat-tempat yang berpotensi terjadi penularan covid-19 akan diperketat, seperti di pasar dan kantor.
Ia pun menjelaskan bahwasannya perjalanan Dinas yang dilakukan ASN sejatinya juga telah dibatasi di tengah pandemi.
Bahkan tak ada juga anggaran yang berlebih untuk hal ini.
Maka itu, sebagai upaya dalam menekan angka peningkatan kasus yang terus terjadi, pemerintah kota Balikpapan berencana sesegara mungkin mensahkan Perwali protokol kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-seorang-jemaah-mengenakan-masker-berdoa-seusai-melaksanakan-sholat.jpg)