Audiensi DPRD Kaltim Antara SBSI 92 dan Aliansi Masih Berlanjut, Terkait Buruh Menolak Omnibus Law
Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992 (SBSI 92) Kalimantan Timur bersama Aliansi Kaltim Melawan (AKM) diterima langsung oleh Komisi I
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992 (SBSI 92) Kalimantan Timur bersama Aliansi Kaltim Melawan (AKM) diterima langsung oleh Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur ( DPRD Kaltim ) di Ruang Ralat Gedung E, Kamis (13/8/2020).
Dalam kegiatan audiensi ini dihadiri langsung oleh anggota Komisi I Agiel Suwarno, Amiruddin, dan perwakilan Disnakertrans Kaltim Gufron.
Dalam audiensi itu para demonstran meminta agar pihak DPRD Kaltim segera menyurati ke pusat untuk menolak RUU Omnibus Law.
Setelah menjelaskan berbagai macam dampak maupun masalah buruh, Komisi satu menerima aspirasi para buruh.
• Aliansi Kaltim Melawan Tutup Jalan di Depan DPRD Kaltim, Tolak RUU Omnibus Law dan RZWP3K
• BREAKING NEWS Tolak RUU Omnibus LAW, Ratusan Buruh di Berau Unjuk Rasa di Halaman Kantor Bupati
Agiel Suwarno mengatakan pihaknya menerima aspirasi buruh. Bahkan pihaknya mendukung agar Omnibus Law dihapus jika benar-benar memberatkan kaum proletar.
"Hak menyampaikan masalah buruh di Kaltim Kita sampaikan mengenai Hasilnya Kita serahkan pada teman-teman disana (DPR)," ucapnya.
Selain itu beberapa perwakilan buruh menceritakan permasalahan buruh di beberapa daerah.
Bahkan Kecamatan Samboja Kutai Kartanegara itu diklaim SBSI 92 merupakan kecamatan dengan sumber daya alam yang besar namun kesejahteraan masyarakatnya disana kurang terlihat.
Berita sebelumnya Usai melakukan orasi, para demonstran dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia 1992 (SBSI 92) dan Aliansi Kaltim Melawan dipersilahkan masuk ke dalam gedung DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (13/8/2020) Siang.
• Pro Kontra Omnibus Law, Politisi PDIP Kota Bontang Ini Sebut RUU Itu Sudah Bagus
• Politisi Gerindra Bontang Ini Tolak UU Omnibus Law, Anggap Tak Berpihak Pada Buruh dan Pekerja
Mereka pun langsung diajak ke gedung E. Sekitar 16 buruh pun masuk ke dalam ruang rapat gedung E.
Anggota Komisi I DPRD Kaltim Agiel Suwarno dan Amiruddin pun menerima para demonstran tersebut untuk melakukan audiensi.
Audiensi antara buruh dengan anggota dewan masih belum berlangsung. Sebab masih perlu menunggu dari perwakilan disnaker provinsi Kaltim.
"Masih menunggu dari disnaker habis itu kita mulai," ujar Agiel Suwarno ketika menginfokan hal tersebut kepada perwakilan demonstran.
(TribunKaltim.co/Jino)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/her-widgo.jpg)