Kisah PSK Terbongkar dari Operasi Rahasia Satpol PP, Keluar Uang Perawatan Kecantikan Rp 5 Juta

Kisah PSK terbongkar dari operasi rahasia Satpol PP, keluarkan uang perawatan kecantikan sampai biaya Rp 5 juta

Editor: Budi Susilo
KOMPAS.com
Ilustrasi PSK - Kisah PSK terbongkar dari operasi rahasia Satpol PP, keluarkan uang perawatan kecantikan sampai biaya Rp 5 juta. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANGERANG - Kisah PSK terbongkar dari operasi rahasia Satpol PP, keluarkan uang perawatan kecantikan sampai biaya Rp 5 juta.

Bisnis prostitusi yang dijalankan di sebuah apartemen di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, benar-benar rapi.

Agar tidak terendus aparat, para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang menyewa kamar mendapat pengawalan dari pemilik unit apartemen.

Tamu-tamu yang akan memanfaatkan jasa PSK tersebut sangat diperhatikan. Transaksi bisa dibatalkan jika para pengawal melihat ada gejala kurang beres.

PSK mendapat pengawalan

Bisnis prostitusi di Apartemen Aeropolis terungkap dari kerja Satpol PP Kota Tangerang yang menyamar sebagai calon pelanggan.

Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron Falfeli mengaku tidak mudah menjaring para kupu-kupu malam online tersebut.

Kelakuan Sang Kades Usai Dana Desa Cair Terkuak, Berhari-hari Sewa PSK Cantik, Punya Panggilan Khas

Hebatnya Mami Lisa Janda Asal Sidoarjo, Punya 600 PSK, Ada Grup WA Khusus dan Tarif Tak Main-main

PSK di Kopi Pangku Kabur saat Didata Dinas Sosial, Berikut Tanggapan Kepala Satpol PP Kukar

Pasalnya, para PSK yang menyewa kamar mendapat pengawalan dari pemilik unit apartemen yang disewakan dengan tarif Rp 250 ribu perhari.

"Mereka selektif dalam menerima tamu, setelah sepakat tarif kita diminta menunggu di lobi. Setelah itu ada beberapa pria yang turun yang memantau kita, kalau mereka anggap aman PSK itu langsung turun dan menjemput kita," ujar Ghufron yang menyamar sebagai pelanggan saat dikonfirmasi.

"Kalau mereka rasa kurang aman mereka membatalkan transaksi yang telah disepakati," sambung dia.

Pindah tower

Dalam penyamaran tersebut, tidak jarang para PSK mengecoh para tamunya dengan berpindah pindah tower.

Modus tersebut dilakukan guna mengelabui petugas dan seakan mengetahui pola kerja Satpol PP Kota Tangerang.

"Jadi awalnya kita diminta menunggu di lobi A, tidak berapa lama mereka meminta kita untuk bergeser ke tower lainnya dengan alasan keamanan. Kami menduga mereka sangat terorganisir dalam melancarkan aksinya," ungkap Ghufron.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved