Breaking News:

Antisipasi Virus Corona, Pemkab Kukar Imbau Warung Rumahan Sediakan Tempat Cuci Tangan

Masih mendapati adanya warung-warung rumahan yang belum menyediakan tempat pencuci tangan di warung mereka

TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Salah satu warung di Tenggarong yang telah menyiapkan tempat cuci tangan 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur melalui Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Yuliandris mengimbau pemilik warung rumahan untuk menyiapkan tempat pencucian tangan.

Pasalnya, Yuliandris mengungkapkan, pihaknya masih mendapati adanya warung-warung rumahan yang  belum menyediakan tempat pencuci tangan di warung mereka.

Padahal, pemilik warung sering melayani dan melakukan kontak langsung dengan para pembeli.

“Masih ada beberapa warung yang kita temui masih belum menyiapkan tempat cuci tangan, padahal dia melayani orang banyak. Tapi kalau toko-toko modern rata-rata sudah menyiapkan tempat cuci tangan,” ujarnya. Selasa, (25/8/2020).

Baca Juga: 238 Pekerja Pabrik LG Elektronik Terkonfirmasi Covid-19, Sebelumnya 600 Orang Tes Swab

Baca Juga: Warga yang Ingin Masuk Ujoh Bilang Mahulu Wajib Tunjukkan Hasil Swab Negatif Covid-19

Dia menerangkan, selain meakukan giat razia masker di jalan-jalan, pihaknya juga tengah fokus mengecek fasilitas protokol kesehatan di warung rumahan yang belum menyiapkan fasilitas protokol tersebut, sehingga pihaknya bersama tim gakum gugus tugas covid-19 Kukar turun langsung “door to door” untuk menyampaikan kewajiban tersebut.

“Awalnya memang kurang, setelah kita turun menyampaikan kewajiban itu, sekarang sudah mulai banyak yang sediakan tempat cuci tangan dan melayani pembeli dengan menggunakan masker,” terangnya.

Yuliandris menambahkan, secara protokol kesehatan, warung-warung rumahan tersebut wajib menyediakan tempat cuci tangan itu.

Bahkan, dalam perbup terkait sanksi pelanggar protokol kesehatan yang akan terbit nanti juga tidak hanya menyasar warga, tapi juga pengelola usaha.

“Kalau perbup itu terbit nanti dan mereka melanggar, sanksinya itu bisa sampai penutupan sementara,” tutupnya.(*)

Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19 di Samarinda, Pemkot dan TNI-Polri Semprot Disinfektan di Tepian Mahakam

Baca Juga: Buka Paksa Peti Jenazah Covid-19, Ratusan Warga Limapuluh Kota Sumbar, Berdesakan Tanpa Masker

Penulis: Aris Joni
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved