Breaking News:

Pencarian Remaja Penambang Pasir yang Tenggelam di Sungai Kayan Terkendala Hujan dan Air Keruh

Proses pencarian terhadap Amal (18), remaja penambang pasir yang tenggelam di Sungai Kayan terus dilakukan hingga Selasa (1/9/2020). Tim Badan Penang

TRIBUNKALTIM.CO/AMIRUDDIN
Petugas melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Kayan, Selasa (1/9/2020). Personel gabungan BPBD Kaltara, TNI, Polri, Satpol PP menghadapi kendala saat pencarian korban akibat kondisi hujan dan air sungai yang keruh. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR- Proses pencarian terhadap Amal (18), remaja penambang pasir yang tenggelam di Sungai Kayan terus dilakukan hingga Selasa (1/9/2020).

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara sempat menemui kendala saat melakukan pencarian korban.

Kondisi hujan dan air sungai yang keruh menghambat proses pencarian terhadap penambang pasir tersebut.

Korban diketahui merupakan warga Jl Padaelo, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara).

"Ada sekitar 30 orang yang melakukan pencarian korban tenggelam ini. Mereka merupakan personel gabungan BPBD, TNI, Polri, Satpol-PP, dan dibantu masyarakat sekitar," kata Kepala BPBD Kaltara, Andi Santiadji Pananrangi saat ditemui di lokasi kejadian.

Andi Santiadji menambahkan, pencarian korban terkendala lokasi yang berada di tengah sungai.

Belum lagi saat ini, hujan tengah mengguyur sejumlah wilayah di Tanjung Selor.

"Kedalaman air sungai sekitar 5 meter turut mempengaruhi pencarian. Ditambah lagi dengan kondisi air sungai yang keruh, juga mempengaruhi pencarian oleh tim gabungan," ujarnya.

Pantauan TribunKaltim.co, sejumlah keluarga korban saat ini mulai memadati dermaga, di Jl Sabanar Lama, Tanjung Selor.

Baca juga: Begini Cara Eks Kepala BPN Denpasar Hindari Pengawalan dan Tembak Diri di Toilet Kejaksaan Tinggi

Halaman
12
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved