Breaking News:

Virus Corona di Balikpapan

Imbas Pandemi Covid-19, Sebanyak 13.305 Peserta Klaim JHT di BPJamsostek Balikpapan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Balikpapan mendata sebanyak 13.305 peserta.

TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI AMIR
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Balikpapan mendata sebanyak 13.305 peserta telah melakukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Balikpapan mendata sebanyak 13.305 peserta telah melakukan klaim Jaminan Hari Tua ( JHT ) dalam kurun waktu Januari hingga Agustus 2020. Dengan nominal Rp160,7 miliar.

Program JHT BPJamsostek yang paling banyak aktivitasnya sepanjang tahun 2020, mendominasi dibandingkan dengan program lainnya.

Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Balikpapan, Ramadan Sayo mengatakan, sejak pandemi klaim JHT meningkat sangat signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama.

"Jika dirata-ratakan dalam kurun waktu tersebut, 50 hingga 100 peserta mengajukan klaim JHT, baik secara online maupun offline," ujar Ramadan, Jumat (4/9/2020).

BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp 1,2 Juta untuk 3 Juta Karyawan Cair Minggu Ini, Sebab Jika Belum Dapat?

Peringati Harpelnas, BPJamsostek Balikpapan Bagikan Souvenir Penunjang Kesehatan & Rapid Test Gratis

Ramadan menyebut, terjadinya kenaikan klaim JHT sebagai imbas dari banyaknya karyawan yang di rumahkan, terdapat pemotongan upah, hingga terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) selama pandemi Covid-19.

Sedangkan, untuk seluruh program BPJS Ketenagakerjaan meliputi, jaminan hari tua (JHT), jaminan kematian (JK), jaminan kecelakaan kerja (JKK), dan jaminan pensiun (JP) terdata sebanyak 16.993 kasus.

Apa Guna Data BPJamsostek?

Akhirnya BLT Karyawan Tahap II Cair Pekan Ini, 14 Juta Rekening Diterima BPJamsostek, Cara Cek Nama

Modusnya Meyakinkan, BPJamsostek Minta Calon Penerima BLT Rp 600 Ribu Waspada Penipuan dan Curi Data

Dengan rincian klaim JKM sebanyak 164 peserta dengan nominal Rp6 milyar, JKK 945 peserta dengan nominal Rp7,6 milyar, serta JP sebanyak 2.579 peserta dengan nominal Rp2,5 milyar.

"Dampak virus corona, income perusahaan berkurang. Mudah-mudahan dengan banyaknya manfaat yang diberikan oleh kami, bisa memacu masyarakat pekerja untuk menjaminkan masa depannya. Kami bantu," pungkasnya.

(TribunKaltim.co)

Penulis: Heriani AM
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved