Jangan Terlewat, Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta Selesai Akhir September Ini, Simak Cara Mudah Daftarnya
Jangan terlewat, bantuan UMKM Rp 2,4 juta selesai akhir September ini, simak cara mudah daftarnya
TRIBUNKALTIM.CO - Jangan terlewat, bantuan UMKM Rp 2,4 juta selesai akhir September ini, simak cara mudah daftarnya.
Pemerintah melalui Kementrian Koperasi dan UKM menyalurkan Bantuan Langsung Tunai atau BLT untuk UMKM.
Besarnya Rp 2,4 juta yang ditarget tersalurkan hingga akhir September ini.
BLT untuk UMKM ini diberikan di masa pandemi Virus Corona atau covid-19.
Menteri Koperasi dan UKM ( Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan Bantuan Presiden ( BanPres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai ( BLT) sebesar Rp 2,4 juta, penyerapannya sudah mencapai lebih dari 61 persen.
Ia mengatakan program ini ditargetkan penyerapannya mencapai 100 persen pada akhir September.
• Sikap Beda Ridwan Kamil Soal Kata Anjay, Ajak Follow Ramai-Ramai Si Pemilik Nama, Sita Produktivitas
• Cara Baru Konfirmasi Bagi yang Belum Dapat BLT BPJS Ketenagakerjaan, Khusus Karyawan Kategori Ini
• Bukan Hanya Brahim Diaz, AC Milan akan Rekrut Striker Real Madrid, Ganti Federico Chiesa yang Mahal
• Resmi, Airlangga Hartarto Bocorkan BLT BPJS dan UMKM Berlanjut Tahun Depan, Sri Mulyani Lapor DPR RI
"Saat ini penyerapannya sudah lebih dari 61 persen. Kita targetkan di bulan September penyerapannya capai 100 persen dan yang kita sasar itu ada 12 juta pengusaha mikro yang akan diberikan bantuan," ujarnya melalui kegiatan Pelatihan Peningkatan SDM KUMKM yang dilakukan melalui virtual, Senin (7/9/2020).
Dia membeberkan pada tahap I ada sebanyak 742.422 pengusaha mikro yang sudah menerima bantuan, lalu pada tahap II sebanyak 257.578, tahap III 838.444, tahap IV 1.076.703 dan pada tahap ke-V ada sebanyak 2.676.057.
Jika ditotal, jumlah pengusaha mikro yang sudah mendapatkan dana BLT dari tahap I hingga tahap V ada sebanyak 5.591.204 pengusaha mikro dengan nilai sebesar Rp 13,41 triliun.
"Kalau dilihat dari target, baru ada sebanyak 61 persen lebih yang sudah mendapatkan, dan kalau dilihat dari nilai anggaran sebanyak Rp 13,41 triliun lebih untuk tahap ini," ucapnya.
Selain itu Teten juga menyebutkan ada kemungkinan bantuan ini akan diperpanjang.
Sebab menurutnya ekonomi Indonesia masih terus melandai dan akan membutuhkan waktu yang lama proses pemulihannya.
Untuk itu pihaknya pun berencana program BLT ini diusulkan kembali dalam anggaran 2021, agar program BLT tersebut bisa dirasakan dan dimanfaatkan lebih banyak lagi para pengusaha mikro .
"BanPres mikro dan program restrukturisasi saya kira akan dilanjutkan dan Program BanPres Produktif Usaha Mikro akan diusulkan kembali dalam anggaran 2021," ungkapnya.
Cara Daftar Mudah
1. Masuk ke laman https://siapbersamakumkm.kemenkopukm.go.id.
2. Isi semua informasi yang diminta
3. Submit
Mengutip dari Kompas.com (17//2020) Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyampaikan bantuan yang mulai diberikan tersebut skemanya langsung diberikan melalui transfer ke rekening masing-masing pemilik usaha.
"Per unit usaha mikro memperoleh Rp 2,4 juta sekali bayar, ditransfer langsung ke rekening bersangkutan yang sudah terdata by name by address," kata Teten.
• Operasinya Dinilai Gagal, Akankah Marc Marquez Absen di Seluruh Sisa MotoGP 2020, Honda Turun Kasta?
• Rizky Billar Grogi Dicecar Soal Kedekatannya dengan Lesty, Rian DMASIV: Tinggal Cowoknya Sebenarnya
• Ansu Fati Jadi Trending Topic, INI Penyerang Muda Barcelona yang Bikin Sejarah Baru di La Furia Roja
• Viral Video Kendaraan Mewah Mobil Roda Tiga yang Dinaiki Paslon Ditilang Polisi, Plat Nomornya Unik
Penjelasan BRI
Meski demikian, Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto menjelaskan, beberapa hal yang perlu diketahui mengenai bantuan tersebut adalah penerima tidak langsung dapat menggunakannya.
Hal ini karena penerima harus melengkapi sejumlah syarat mulai dari dokumen hingga surat pernyataan.
"Nasabah yang menerima bantuan presiden (BanPres) datang ke kantor BRI dengan membawa dokumen berupa buku tabungan, kartu ATM, dan identitas diri," kata Aestika.
Ia mengatakan, apabila kelengkapan dokumen belum dipenuhi maka saldo BanPres akan ditahan terlebih dahulu.
Akan tetapi, ia menjelaskan penahanan saldo tersebut tidak akan mempengaruhi rekening tabungan nasabah secara keseluruhan.
Adapun penerima bantuan sebelumnya akan diberitahu oleh pihak bank melalui notifikasi SMS bahwa mereka mendapatkan bantuan.
Setelah itu, penerima datang ke bank dengan membawa dokumen yang dipersyaratkan yakni:
- Buku tabungan
- Kartu ATM
- Identitas diri
Penerima juga harus melengkapi doumen yakni: Surat Pernyataan, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dan atau Surat Kuasa Penerima dana BPUM.
Pihaknya menjelaskan untuk menghindari penipuan maka ia menegaskan penyerahan persyaratan tersebut hanya dilakukan di bank dan tanpa dipungut biaya apapun.
Setelah dokumen lengkap ia menjelaskan maka bantuan yang masuk ke rekening bisa langsung digunakan.
• Erick Thohir Terbitkan SE Baru, Arya Sinulingga Bocorkan Ada 12 Staf Ahli di 1 BUMN, Gaji 100 Juta
Cara, syarat dan kriteria:
Bantuan bagi UMKM ini memiliki sejumlah persyaratan yakni:
- Pelaku usaha mikro tidak sedang menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan (unbankable)
- Pelaku usaha merupakan Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Mempunyai usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul lampirannya
- Bukan ASN
- Bukan anggota TNI/Polri
- Bukan pegawai BUMN/BUMD
Adapun bagi pelaku usaha mikro jika ingin mendapatkan bantuan dapat mendaftarkan diri ke koperasi-koperasi di wilayahnya.
Nantinya pelaku usaha akan diidentifikasi oleh lembaga pengusul yakni dinas yang membidangi koperasi dan UMKM provinsi dan kabupaten/kota, koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum, kementerian lembaga.
Pengusul bantuan pemerintah lain adalah perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK dan Lembaga Penyalur Program Kredit Pemerintah yang terdiri dari BUMN dan BLU.
Ketika data sudah berhasil dikumpulkan maka akan diverifikasi kelayakannya oleh Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kemenkeu dan OJK.
• Tak Kunjung Dapat BLT Rp 600 Ribu? Menaker Minta Perusahaan ke BPJS Ketenagakerjaan, Caranya Mudah
Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunardi Sadikin mengatakan besaran bantuan uang tunai akan diberikan secara bertahap.
Tahap awal akan menyasar 1 juta UMKM terlebih dahulu hingga semua UMKM mendapatkannya.
"Bantuan akan diberikan secara bertahap, mulai dari menyasar 1 juta UMKM hingga akhirnya diterima oleh 12 juta UMKM. Kami harapkan dana ini bisa digunakan bukan hanya untuk kehidupan sehari-hari tapi bisa digunakan untuk modal berusaha," ucap dia.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Teten Masduki Sebut Penyerapan BLT UMKM Rp 2,4 Juta Sudah 61 Persen, Target 100 Persen Bulan Ini, https://wow.tribunnews.com/2020/09/07/teten-masduki-sebut-penyerapan-blt-umkm-rp-24-juta-sudah-61-persen-target-100-persen-bulan-ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/cara-mudah-daftar-jadi-penerima-bantuan-umkm-rp-24-juta.jpg)