Pilkada Mahulu
Tes Kesehatan dari RSUD AM Parikesit, KPU Umumkan Hasil 2 Bakal Pasangan Calon di Pilkada Mahulu
Usai menerima hasil tes kesehatan bakal pasangan calon (Bapaslon) dari RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara
Penulis: Aris Joni | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Usai menerima hasil tes kesehatan bakal pasangan calon (Bapaslon) dari RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mahakam Ulu ( KPU Mahulu ) langsung mengumumkan hasil tes kesehatan tersebut.
Hasil tes kesehatan diserahkan langsung Plt Direktur RSUD AM Pasrikesit Tenggarong Seberang, dr Martina Yulianti kepada Ketua KPU Mahulu Federik Melawen disaksikan perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mahulu dan IDI Kaltim.
Setelah penandatangan hasil tes kesehatan, hasil tersebut diserahkan langsung dari pihak rumah sakit ke KPU Mahulu.
Selanjutnya, Ketua KPU Mahulu, Federik Melawen langsung mengumumkan dan menyatakan bahwa hasil tes kesehatan untuk dua bapaslon.
Yakni Bakal Pasangan Calon Bonifasius Belawan Geh-Yohanes Avun (Boni-Avun) dan Y. Juan Jenau-Indra Jaya (Juara) dinyatakan lukus atau memenuhi syarat.
Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Berau, Pasien Covid-19 Kembali Bertambah 8, Didominasi Klaster Pertanahan
Baca Juga: Bangun Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur Ditunda, Garap Masterplan dan Infrastruktur Dasar Saja
Baca Juga: Percobaan Vaksin Covid-19 Sinovac, Diklaim Aman Digunakan oleh Kalangan Lansia
Baca Juga: 16 Kasus Baru Covid-19 di Yogyakarta, Berasal dari Klaster Warung Solo Sudah Meluas
“Jadi dari tiga jenis tes kesehatan yaitu tes Jasmani, Rohani, dan narkoba kedua bapaslon dinyatakan memenuhi syarat,” ujarnya dalam press rilisnya kepada awak media di RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, Jumat, (11/9/2020).
Lanjut dia, tes kesehatan tersebut menurapak salah satu syarat pendaftaran calon pasangan yang ingin bertarung di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kabuaten Mahakam Ulu.
Sehingga, KPU Mahulu memfasilitasi tes kesehatan tersebut guna menjaga independensi dalam pemeriksaan kesehatan.
“Sehingga hasilnya juga benar-benar hasil terbaik,” ungkapnya.
Diketahui, dalam tes kesehatan tersebut dilakukan beberapa tes, diantaranya penyakit dalam, urologi, ortophedi, bedah, THT, gigi, mata (opthalmoscope, refracting) jantung, paru, saraf (fisik + neurobehavior), kebidanan, psikiatri.
Kemudian, dilanjutkan pemeriksaan penunjang meliputi pemeriksaan darah lengkap, foto thorax, USG abdomen, USG Transvaginal, Spirometri, Audiometri, Treadmil, Echo Cardiografi, MMPI + wawancara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/driver-idi.jpg)