Breaking News:

Sekjen Badaruddin Andi Picunang akan Copot Tommy Soeharto dari Jabatan Dewan Pembina Partai Berkarya

Sekjen Partai Berkarya kubu Muchdi Pr, Badaruddin Andi Picunang akan mengganti nama Hutomo Mandala Putra dari jabatan Ketua Dewan Pembina

Editor: Budi Susilo
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto (kiri) didampingi Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang (kanan) menunjukkan nomor urut usai pengundian nomor urut partai politik peserta pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (18/2/2018). Sekretaris Jenderal ( Sekjen ) Partai Berkarya kubu Muchdi Pr, Badaruddin Andi Picunang akan mengganti nama Hutomo Mandala Putra ( Tommy Soeharto ) dari jabatan ketua dewan pembina Partai Berkarya. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Sekjen Badaruddin Andi Picunang akan copot Tommy Soeharto dari jabatan tinggi di Dewan Pembina Partai Berkarya

Sekretaris Jenderal ( Sekjen ) Partai Berkarya kubu Muchdi Pr, Badaruddin Andi Picunang akan mengganti nama Hutomo Mandala Putra ( Tommy Soeharto ) dari jabatan Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya.

Badaruddin menyebut, keputusan mencantumkan Tommy Soeharto sebagai ketua dewan pembina waktu itu, sebagai bentuk penghormatan karena sejak partai ini dibentuk pada 2016, tidak ada pergantian nama untuk jabatan tersebut.

"Terakhir Pak Tommy keberatan namanya dicantumkan. Tapi itu hak beliau, kami akan segera merevisi nama-nama yang tidak bersedia gabung dengan kami," papar Badaruddin saat dihubungi Tribun, Jakarta, Minggu (27/9/2020).

Baca Juga: BERITA FOTO Prosesi Pemakaman Bupati Berau Muharram di TPU Km 15 Balikpapan

Baca Juga: Menghadapi Pandemi Covid-19, Presiden Jokowi Ingatkan Pemda Terapkan Intervensi Berbasis Lokal 

Badaruddin berkilah, Muchdi Pr selaku ketua umum bersama pengurus Partai Berkarya lainnya, hanya ingin menyelamatkan partai dari salah urus.

"Kami juga yang membentuk dari awal, bukan perorangan. Keuangannya pun secara gotong royong, ada sejarahnya, ada jejak digitalnya. Coba cek jejak digital, jejak itu tidak akan bohong. Ada dokumen negaranya, ada akta notarisnya, ada dokumen rapatnya, dan sebagainya," papar Badaruddin.

Baca Juga: Prediksi Liverpool vs Arsenal, The Gunners Percaya Diri Punya Modal Bagus dalam 2 Pertemuan Terakhir

Baca Juga: Nagorny Karabakh Memanas, Perang Antara Armenia dan Azerbaijan, Anak-anak dan Wanita Ada yang Tewas

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved