Pilkada Paser
Golput di Pilbup Paser 2020 Diprediksi Meningkat, Pandemi Covid-19 Buat Pemilih Takut Datang ke TPS
Selain membeberkan peluang keempat pasangan calon (paslon) peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau Pilbup Paser 2020.
“Jumlah responden terpilih secara acak mewakili jumlah pemilih. Jadi jika 65,2 persen responden sudah tetap pada pilihannya, maka sama artinya 65,2 persen jumlah pemilih sudah punya pilihan tetap, ada yang menjatuhkan pilihannya ke paslon nomor urut 1, 2, 3 atau nomor urut 4,” jelasnya.
Karena riset selesai 24 September 2020, tentunya sisa pemilih yang diperebutkan para paslon di masa kampanye yang tinggal 75 hari ini hanya sekitar 32 persen, 10,2 persen diantaranya sudah punya pilihan meski masih bisa merubah pilihannya, sehingga hanya 22,4 persen yang murni bisa diperebutkan.
Siapa Saja yang Dipilih
Adapun 65,2 persen itu, tambah Hermasyah, 36,8 persen di antaranya memilih paslon Tony Budi Hartono-Aji Sayid Fathur Rahman.
Paslon Alphad Syarif-Arbain M Noor dipilih 7,3 persen,
Paslon dr Fahmi Fadli-Syarifah Masitah Assegaf dipilih 17,6 persen,
Paslon Sulaiman Eva Merukh-Ikhwan Wirawan dipilih 15,9 persen.
Jadi masa kampanye yang tinggal 75 hari ini, keempat paslon hanya memperebutkan sekitar 32 persen pemilih, 10,2 persen.
Di antaranya bahkan sudah punya pilihan meski masih bisa merubah pilihannya.
"Saat survei atau mewawancarai responden, kami menunjunkkan foto para kandidat, jadi responden langsung menunjuk foto kandidat yang dipilihnya,” tambahnya.
(TribunKaltim.co/Sarassani)