Pilkada Paser

Golput di Pilbup Paser 2020 Diprediksi Meningkat, Pandemi Covid-19 Buat Pemilih Takut Datang ke TPS

Selain membeberkan peluang keempat pasangan calon (paslon) peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau Pilbup Paser 2020.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNTIMUR.COM
Ilustrasi anti golput. Pengunjung membubuhkan tanda tangan mendukung pemilu anti- golput dalam aksi simpatik "Stop golput. Selain membeberkan peluang keempat pasangan calon (paslon) peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau Pilbup Paser 2020, hasil penelitian Lembaga Survei Kaltim (LSK) juga berisi pesan warning kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser. 

Bagaimana peluang masing-masing paslon untuk memperoleh suara terbanyak dalam Pilbup Paser?

Menjawab hal ini, Lembaga Survei Kaltim (LSK) mungkin bisa memberikan gambaran tersebut.

Baca Juga: DPRD PPU Sampaikan Pandangan Umum Fraksi Atas APBD Penajam Paser Utara Tahun 2020

Baca Juga: Jadwal Liga 1 2020, Live Indosiar, Ada Madura United vs Borneo FC, Barito Putera vs Persebaya

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini, 29 September 2020, Tengah Malam Hujan, Arah Angin dari Barat

Seperti disampaikan Direktur Riset LSK Hermansyah MM, Selasa (29/9/2020), terkait hasil penelitian (riset) lembaga survei ini.

“Kami menerjunkan 54 orang tenaga surveyor yang terlatih untuk melakukan data collecting, yakni mewawancara langsung masyarakat pemilih. Data collecting ini kami lakukan dari 14 sampai 24 September 2020 di 10 kecamatan Kabupaten Paser,” kata Hermansyah.

Ada beberapa temuan yang cukup mengejutkan, salah satunya adalah 65,2 persen pemilih sudah punya pilihan tetap, tidak berubah meski pengaruh politik uang. Namun sebelum hal itu dikupas tuntas, Hermansyah terlebih dahulu menjelaskan kegiatan yang mendasari temuan tersebut.

Seperti lembaga survei lainnya, LSK menggunakan probability sampling dengan frame sampling berjenjang (multy stage random sampling). Jadi sebelum mendapatkan responden yang terpilih secara acak, lebih dulu menentukan persentase sampel secara berjenjang.

Baca Juga: BERITA FOTO Prosesi Pemakaman Bupati Berau Muharram di TPU Km 15 Balikpapan

Baca Juga: BERITA FOTO Prosesi Pelepasan Sampai Penguburan Almarhum Bupati Berau Muharram di Balikpapan

Misalnya Kecamatan A jumlah pemilihnya 20 persen, lanjut Hermansyah, maka jumlah responden yang diambil datanya itu harus mewakili 20 persen jumlah pemilih kecamatan tersebut. Kemudian diturunkan lagi ke jenjang yang lebih kecil, yakni desa/kelurahan, Rukun Tetangga (RT) hingga responden.

“Jumlah responden terwakili secara proporsional di setiap tingkatan, bahkan responden yang terpilih untuk diwawancara juga tidak sembarangan. Jika dalam satu rumah ternyata responden dapat nomor genap, maka yang diwawancarai harus lah perempuan dan sebaliknya,” ucapnya.

Setelah 10 hari wawancarai responden terpilih melalui tatap muka langsung, akhirnya LSK mendapatkan data 540 responden. “Setelah data kami olah, beberapa hal besar kami temukan dari riset dengan tingkat Margin of Error 4.38 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen,” sambungnya.

Beberapa temuan itu, kata Hermansyah, salah satunya adalah 65,2 persen responden menyatakan sudah solid pada pilihannya, 12,4 persen responden punya pilihan tapi masih memungkinkan untuk berubah pilihannya, sisanya 22,4 persen responden belum punya pilihan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved