Vaksin Plasma Mantan Pengidap Covid-19 Beri Harapan Hidup Hingga 75 Persen bagi Pasien Berat di ICU
Kegiatan donor plasma konvaselen yang digelar Kodim 0905 Balikpapan terbilang baru dan pertama kali dilaksanakan di wilayah Kalimantan Timur. Kegiata
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Kegiatan donor plasma konvaselen yang digelar Kodim 0905 Balikpapan terbilang baru dan pertama kali dilaksanakan di wilayah Kalimantan Timur.
Kegiatan donor ini tidak seperti pada umumnya donor darah yang sering dijumpai sebagai acara bakti sosial.
Pasalnya, peserta donor plasma konvaselen ini merupakan mantan pengidap covid-19. Mereka dinyatakan sembuh setelah hasil swab mereka dinyatakan negatif.
Kodim 0905 Balikpapan telah melangsungkan kegiatan Donor Plasma Konvalesen pada Sabtu (30/10/2020).
Dalam kesempatan tersebut, Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, Dr. Edy Iskandar, Sp. PD juga ikut hadir.
Ketika diwawancara awak media, Edy Iskandar menuturkan bahwa RSUD Kanujoso Djatiwibowo mengerahkan tim transfusi darah dalam kegiatan tersebut, di mana selama kegiatan berlangsung terpantau sekitar enam orang.
Lebih lanjut, Edy Iskandar menjelaskan bahwa sampel darah yang sukses diekstrak ke plasma akan digunakan sebagai terapi terhadap pasien-pasien kritis di ICU.
Metode terapi plasma ini, kata Edy Iskandar, memberikan peluang harapan hidup sampai puluhan persen. Sehingga peluang kesembuhan juga lebih besar.
Dengan antibodi alami dari mantan Pasien Covid19 yang diberikan kepada pengidap dan selanjutnya memperkuat antibodi pasien positif.
"Jadi bagi pasien-pasien berat, kalau dapat terapi ini nih, khasiatnya sangat manjur untuk mengobati saudara kita di ICU," tuturnya.
Sehingga vaksin plasma mantan pengidap yang diproduksi secara alami dari masing-masing pasien dirasa sangat efektif.
"Dengan adanya antibodi alami ini bisa memberikan harapan hidup sampai 75 persen. Karena selama ini memang belum ada obat yang tepat," ucap Edy Iskandar.
Terkumpul 68 Kantong
Kegiatan donor plasma konvalesen yang digelar Kodim 0905 Balikpapan berakhir kurang lebih pada pukul 11.30 Wita.
Kegiatan yang baru pertama kali dilakukan di Kalimantan Timur ini berlangsung di Aula Makodim 0905 Balikpapan, Sabtu (03/10/2020).