Vaksin Plasma Mantan Pengidap Covid-19 Beri Harapan Hidup Hingga 75 Persen bagi Pasien Berat di ICU

Kegiatan donor plasma konvaselen yang digelar Kodim 0905 Balikpapan terbilang baru dan pertama kali dilaksanakan di wilayah Kalimantan Timur. Kegiata

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Direktur RSUD Kanujoso Balikpapan, Dr. Edy Iskandar, Sp. PD hadir di sela-sela kegiatan donor plasma konvaselen di Aula Makodim 0905 Balikpapan, Sabtu (3/10/2020). 

Lebih lanjut, calon pendonor akan diukur tensi darahnya. Untuk batas atas, tensi darah yang dapat mengikuti donor ditentukan 150 mmHg, lalu batas bawah 100 mmHg.

Salah satu dokter yang bertugas mengukur tensi, Yuliana Rejeki, mengungkapkan, "Nanti setelah tensi, akan dicek kadar dan golongan darahnya. Karena kadar darah ini bisa jadi salah satu penyebab gagalnya donor."

Untuk kadar darah sendiri, sambung Yuliana, batas bawahnya 12,5 gm/dL, batas atas 18 gm/, apabila di luar itu, maka mereka tidak diperkenankan ikut donor.

Anggota TNI juga ikut menjadi pendonor plasma konvaselen di Makodim 0905 Balikpapan, Sabtu (3/10/2020).
Anggota TNI juga ikut menjadi pendonor plasma konvaselen di Makodim 0905 Balikpapan, Sabtu (3/10/2020). (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)

Disamping itu, berat badan dibatasi minimum 50 kg.

"Ini nanti dicek berat badannya. Kalau di bawah 50 kg, tidak bisa. Kalau maksimal tidak ada," ucap Nurul Fatimah, anggota tim dokter lainnya.  

Diberitakan sebelumnya, saat ini sedang berlangsung donor plasma konvalesen yang berlokasi di Aula Markas Kodim 0905 Balikpapan.

Dikutip dari Kompas.com, Plasma konvalesen atau plasma darah dari pasien yang sembuh dari infeksi virus corona dianggap berpotensi menjadi terapi yang aman untuk pasien covid-19.

Plasma konvalesen adalah plasma darah yang diambil dari pasien covid-19 yang telah sembuh, dan kemudian diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang terinfeksi virus SARS-Cov-2 penyebab covid-19 yang dalam penanganan saat ini.

Baca juga: TERUNGKAP Motif Pelaku Vandalisme di Mushala Darussalam, Sulit Kendalikan Emosi dan Tertekan

Baca juga: VIRAL Pesta Pernikahan Berubah Jadi Duka, Pengantin Wanita Meninggal Satu Jam Sebelum Ijab Kabul

Hingga kurang setengah jam berjalan sejak pukul 08.00 WITA, pendonor yang hadir berjumlah sekitar 45 orang.

Tersedia 5 bed digunakan bagi pendonor.

Bagi warga Balikpapan yang berkenan mendonor, berikut persyaratannya, yakni membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP); diutamakan pria, wanita diperkenankan ikut dengan catatan belum pernah hamil; dan pasien covid yang dikonfirmasi positif sebelum bulan September 2020 dan sudah dinyatakan negatif.

"Ini diharapkan bisa terkumpul 75 plasma. Karena tidak semua pendonor bisa diambil darahnya karena pertimbangan tensi dan fisiknya," ucap Komandan Kodim atau Dandim 0905 Balikpapan, Kolonel Armed I Gusti Agung Putu Sujarnawa dalam sambutannya. (TribunKaltim.co/Mohammad Zein Rahmatullah)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved