Virus Corona di Kutim

Pasien Terkonfirmasi Positif di Kutim Tambah 21 Orang, 175 Pasien Dirawat dan Karantina Mandiri

Meski demikian, ada pula penambahan pasien sembuh sebanyak lima kasus, sehingga jumlah total pasien yang positif di Kutim saat ini mendekati angka 500

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MARGARET SARITA
Rapid test massal yang kerap dilakukan Dinkes Kutim. TRIBUNKALTIM.CO/MARGARET SARITA 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Penambahan pasien terkonfirmasi positif covid-19 dengan jumlah fantastis, kembali terjadi.

Setelah, akhir pekan kemarin, selama dua hari bertambah 38 pasien, Senin (5/10/2020), melalui laman corona.kutaitimurkab.go.id, diketahui terjadi penambahan 21 pasien positif covid -19 lagi.

Meski demikian, ada pula penambahan pasien sembuh sebanyak lima kasus, sehingga jumlah total pasien yang positif di Kutim saat ini mendekati angka 500.

Yakni, 495 orang. Jumlah tersebut terus dikejar oleh pasien sembuh yang kini mencapai 330 orang. Ada 157 pasien positif yang tengah menjalani karantina mandiri maupun karantina di rumah sakit, RSUD Kudungga Sangatta, karena memiliki penyakit pendamping.

Baca Juga:Tercatat 1.319 Relawan Dapat Suntikan Vaksin Covid-19, Bio Farma Target 250 Juta Dosis Hiingga 2021

Baca Juga:Pastikan Pelayanan Pasien Covid-19, RS Swasta Jamin Beri yang Terbaik

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, dr Bahrani Hasanal mengatakan penambahan pasien yang jumlahnya membludak tersebut, dikarenakan komitmen perusahaan-perusahaan di Kutai Timur, yang selalu melakukan pemeriksaan intensif pada pekerjanya yang baru saja kembali atau datang dari luar kota.

Selain itu, dominasi pasien positif di Kutim juga berasal dari tracing kluster perkantoran dan kluster rumah tangga yang sudah hadir di Kutim.

“Hasil tracing yang kami lakukan memang semakin banyak yang terdeteksi positif covid-19. Satu pasien positif, bisa menularkan ke lebih dua atau tiga orang. Mereka umumnya tak bergejala, tapi ada juga yang bergejala ringan. Sehingga sebagian besar melakukan karantina mandiri,” kata Bahrani, Senin (5/10/2020).

Dari penambahan 21 pasien terkonfirmasi tersebut, ada tujuh pasien positif yang merupakan tenaga medis di RSUD Kudungga dan dua dari rumah sakit swasta lainnya. Artinya, paparan virus corona sudah menyerang para tenaga medis di Sangatta.

“Mereka rata-rata bergejala ringan dan memilih isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ujar Bahrani.(Tribunkaltim.Co/Margaret Sarita)

Baca Juga:Satgas Penanganan Covid 19 Kubar Dibentuk Menggantikan Gugus Tugas Covid 19

Baca Juga:Uji Coba Vaksin Covid-19 Dilakukan Awal Tahun Depan, Kemenkes Pilih Kota Bogor

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved