Selasa, 9 Juni 2026

Demonstran Gembira dan Bubar Tertib, Bandingkan Respon Gubernur Sumsel dengan Anies dan Ridwan Kamil

Bikin demonstran riang gembira dan bubar tertib, bandingkan respon Gubernur Sumsel dengan Anies Baswedan dan Ridwan Kamil

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Januar Alamijaya
(KOMPAS.com/Aji YK Putra)
Gubernur Sumsel Herman Deru menemui demonstran UU Cipta Kerja 

TRIBUNKALTIM.CO - Bikin demonstran riang gembira dan bubar tertib, bandingkan respon Gubernur Sumsel dengan Anies Baswedan dan Ridwan Kamil.

Para demonstran penolak UU Cipta Kerja di Sumatera Selatan bersorak gembira usai bertemu Gubernur Sumsel Herman Deru.

Dihadapan mahasiswa, Herman Deru meneken surat resmi penolakan Omnibus Law ke Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dan DPR RI.

Tak hanya itu, Herman Deru juga akan mengirimkan perwakilan mahasiswa Sumatera Selatan ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi terkait UU Cipta Kerja.

Gubernur Sumsel Herman Deru akan memfasilitasi perwakilan dari mahasiswa untuk terbang ke Jakarta.

Keberangkatan mahasiswa ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi mereka yang menolak pengesahan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja.

 Update, Detik-detik Tim TGPF Bentukan Mahfud MD Dicegat KKB Papua, Dosen UGM dan Prajurit Tertembak

 Update BLT UMKM Tahap 2 Cair Pekan Ini, Cek Syarat & Cara Daftar Banpres Produktif, Lapor jaga.go.id

 Akhirnya Jokowi Angkat Bicara, Beri Janji Peluang ke Buruh untuk Beri Masukan Pada Tahap Penentu

 Takut, Dinar Candy Bocorkan DM Instagram Lutfi Agizal, Langsung Tolak Ajakan Penyoal Kata Anjay

Herman mengatakan, selain memfasilitasi perwakilan mahasiswa ke Jakarta, ia juga akan menyampaikan aspirasi tersebut langsung ke Presiden dan DPR RI.

"Perasaan kita sama, apa yang dirasakan sudah kita rasakan semua.

Saya akan menyampaikan aspirasi kalian ke DPR ataupun Presiden, ini masih ada kesempatan," kata Herman Deru di depan massa yang menggelar aksi di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2020).

Menurut, Herman Deru ia juga akan turut mengawal agar peraturan pemerintah (PP) yang nantinya akan dikeluarkan sebagai produk turunan Omnibus Law, tidak melenceng dan kembali menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

"Undang-undang tidak langsung berlaku begitu saja.

Masih ada PP.

Agar PP itu nantinya tidak melenceng, kita kawal bersama.

Dari perwakilan mahasiswa nanti siapa yang mau mengawal dan berangkat akan saya biayai ke Jakarta," ujar Herman Deru.

Setelah memberikan penjelasan kepada para mahasiswa, Herman langsung menandatangani surat pernyataan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja yang disampaikan oleh massa aksi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved