Jumat, 24 April 2026

Kebakaran di Samarinda

BREAKING NEWS Kebakaran Terjadi di Permukiman Padat Samarinda, Ibu Selamatkan Anak dan 3 Cucunya

Musibah kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk di Jalan KS Tubun Tubun Gang Masjid Al Ikhlas RT 12, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda

Penulis: Nevrianto |
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kebakaran hebat melahap 4 bangunan rumah warga di Jl KS Tubun Gang Masjid Al Ikhlas RT 12, Kelurahan Dadi Mulya, Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Senin (12/10/2020). Petugas pemadam dan relawan tampak berusaha memadamkan api. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Musibah kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk di Jalan KS Tubun Tubun Gang Masjid Al Ikhlas RT 12, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (12/10/2020) sekitar pukul 13.00 Wita.

Menurut pengakuan Ngatimah (60), salah seorang warga korban kebakaran, dirinya bersama anak dan 3 orang cucu sedang berada di rumah saat kebakaran terjadi.

"Saya bersama 3 orang cucu dan seorang anak perempuan. Menantu saya sedang keluar bekerja. Sehabis salat Dhuhur, saya dengar cucu saya minta dibuatkan susu, bergegaslah saya ke dapur, belum sempat buat susu, kamar saya sudah berasap, ada api," ujarnya.

Saat kejadian, cucu Ngatimah mengikutinya dan terus memegang bajunya.

"Cucu saya mengikuti saya terus saat saya teriak ada api. Kemudian tetangga yang mendengar teriakan saya membantu memadamkan api menggunakan peralatan selang dan ember air, kemudian petugas pemadam dan relawan datang sekitar 20 menit dari awal api menyambar," tuturnya.

Dia mengaku sebelum kejadian tidak pernah pakai obat nyamuk dan tak sedang menyalakan kompor.

"Untungnya, cucu saya minta susu, jadi sempat menyelamatkan diri saat kamar saya yang berdinding kayu plywood itu terbakar," ujarnya.

Ngatimah segera mematikan sekring dan meteran listrik. 

"Meteran listrik saya sempat matikan semua. Saya hanya sempat bawakan jemuran (pakaian). Sementara surat tanah, sertifikat, tabungan, nampaknya ludes terbakar di kamar bagian belakang.

Saat keluar rumah dan api terus berkobar, terdengar seperti ada bunyi letupan kabel listrik," ucap warga yang sudah tinggal lebih 25 tahun di Perumahan PT Bhimex itu.

Kini Ngatimah bersama anak dan ketiga cucunya mengungsi sementara di Masjid Al Ikhlas. 

Perempuan yang tampak masih syok itu ditenangkan menantu dan anaknya yang datang dari Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara.

Baca juga: Gugat PDAM Banjarmasin Rp 1 Miliar, Pemicunya Tagihan Naik 400 Persen Padahal Rumah Kosong

Baca juga: Sekitar Kantor Mahfud MD Terpasang Spanduk Sudutkan Ormas Eks Panglima TNI, Disebut Jadi Dalang Demo

Baca juga: Satgas Beber Peserta Demo Mahasiswa Abaikan Protokol Covid-19, Ini Jadwal Rapid Gratis di Balikpapan

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved